Transjakarta Gratiskan Bus Koridor 13 Tendean-Ciledug

Bus transjakarta Koridor 13 (Ciledug-Tendean) saat ujicoba berhenti di shelter CSW, Jakarta Selatan, 15 Mei 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Oleh: Deti Mega Purnamasari / YUD | Minggu, 13 Agustus 2017 | 08:48 WIB

Jakarta- Mulai tanggal 13 Agustus 2017, Transjakarta koridor 13 rute Ciledug-Tendean resmi beroperasi dengan mengangkut penumpang. Sebagai permulaan pengoperasian, Transjakarta menggratiskan penumpang yang akan menggunakan bus koridor tersebut.

Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono mengatakan, kebijakan penggratisan rute koridor 13 ini hanya berlaku di hari pertama pengoperasian saja, yakni 13 Agustus 2017 saja.

"Ini (gratis) supaya masyarakat bisa mengaksesnya dan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bahwa jalan layang khusus Transjakarta telah rampung," ujar Budi di Jakarta, Minggu (13/8).

Ia menjelaskan, layanan gratis ini termasuk persiapan pengoperasian secara resmi pada Senin, 14 Agustus 2017 besok. Diharapkan koridor ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan keberadaannya bisa mempermudah warga dari Ciledug menuju ke Jakarta.

Adapun layanan gratis tanggal 13 Agustus ini, Transjakarta menyiapkan layanan bus rute Ciledug-Tendean dan Ciledug-Ragunan. Khusus rute Ciledug-Ragunan, hanya beroperasi pada tanggal tersebut saja. Selain itu, layanan Transjakarta koridor 13 gratis ini juga akan dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Di tahap awal pengoperasian jalan layang sepanjang 9,3 kilometer ini, hanya akan ada empat halte yang digunakan terlebih dahulu, yakni halte Tendean, halte Tirtayasa, halte Mayestik, dan halte Adam Malik. Halte tersebut dipilih karena sudah siap.

Transjakarta sendiri sudah melakukan sejumlah persiapan sebelum koridor 13 ini benar-benar dioperasikan sejak bulan Mei lalu. Mulai dari ketersediaan sejumlah bus, pengemudi, petugas layanan bus (PLB), dan petugas halte hingga mesin gate sebagai akses pelanggan.

Rencananya, koridor 13 ini akan diresmikan pada 16 Agustus 2017 mendatang oleh Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT