Logo BeritaSatu

Tiongkok Buka Peluang Beasiswa untuk 3.000 WNI

Minggu, 7 Februari 2021 | 21:03 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Indonesia dan Tiongkok saat ini mengalami peningkatan kerja sama yang pesat dalam berbagai bidang termasuk pendidikan. Pemerintah Tiongkok telah berkomitmen untuk membuka peluang beasiswa bagi 3.000 warga negara Indonesia (WNI) selama lima tahun atau sebanyak 600 WNI per tahun.

Hal itu disampaikan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing Yaya Sutarya dalam webinar pendidikan yang digelar oleh Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri (PPMLN) Universitas Terbuka, Minggu (7/2/2021).

“Silakan kalau mau belajar ke Tiongkok sudah dibuka sampai Maret, bisa full scholarship (beasiswa penuh. Semua pembiayaan ditanggung pemerintah Tiongkok). Untuk mahasiswa S1 mendapat 2.500 Yuan (Rp 5,4 juta), mahasiswa S2 dapat 3.000 Yuan (Rp 6,5 juta), dan S3 dapat 3.500 Yuan (Rp 7,6 juta),” kata Yaya.

Yaya mengatakan, pemerintah Tiongkok juga menyiapkan beasiswa vokasi. Sejauh ini, sudah lebih dari 1.000 anak Indonesia yang dikirimkan ke Tiongkok untuk mempelajari bahasa, teknologi, dan artificial intelligence (AI).

Yaya menjelaskan, beasiswa Tiongkok memberi sejumlah persyaratan sebagaimana beasiswa pada umumnya, namun mahasiswa penerima beasiswa harus mengikuti pembelajaran bahasa Mandarin selama satu tahun. Dia mengatakan, Tiongkok menerapkan sejumlah skema beasiswa mulai dari beasiswa penuh artinya uang sekolah sampai biaya hidup seluruhnya ditanggung Tiongkok, atau beasiswa parsial yaitu hanya ditanggung uang sekolah.

“Kuliah di Tiongkok lebih murah dibandingkan kuliah di Jakarta. Biaya uang makan juga lebih murah karena mahasiswa disubsidi hampir 75% oleh kampus dan pemerintah Tiongkok,” katanya.

Dia menambahkan, mahasiswa Muslim juga tidak perlu khawatir dengan masalah makanan. Lewat kebijakan Presiden Xi Jinping, setiap kampus di Tiongkok harus menyiapkan dua kantin yang salah satunya adalah kantin halal.

“Pemerintah mensyaratkan harus mempunyai kantin halal. Selain itu, makanan disubsidi 75%, misalnya makan di luar menghabiskan 30-40 Yuan (Rp 65.000-85.000). Di kampus cukup 5-10 Yuan (Rp 10.000-20.000) sudah cukup kenyang,” kata Yaya.

Yaya menyarankan, WNI yang ingin berkuliah di Tiongkok agar mengambil mata kuliah unggulan seperti ilmu bisnis dan teknologi. Di sisi lain, Tiongkok juga tidak mewajibkan program studi (prodi) yang linear antar jenjang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polres Jakbar Ringkus Maling Pencurian Rumah Duri Kosambi

Polres Jakbar Ringkus Maling Pencurian Rumah Duri Kosambi

NEWS | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings