Logo BeritaSatu

Selama Pandemi, Orang-orang Super Kaya Makin Kaya

Senin, 17 Januari 2022 | 10:17 WIB
Oleh : RSAT

London, Beritasatu.com - Di saat tingkat kemiskinan melambung selama pandemi Covid-19, namun harta 10 orang terkaya di dunia meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi US$ 1,5 triliun atau setara Rp 21,4 kuadriliun.

Fakta itu ditemukan dalam penelitian yang hasilnya dirilis sebuah lembaga amal pada Senin (17/1/2022) jelang pertemuan elite Forum Ekonomi Dunia (WEF).

Kepala-kepala negara akan bergabung dengan para pemimpin perusahaan dan tokoh terkemuka lain pekan ini untuk membahas isu-isu paling penting di dunia, dari perubahan iklim hingga kesetaraan vaksin Covid-19 pada konferensi WEF Davos Agenda 2022.

Pertemuan daring tersebut akan menjadi batu loncatan dalam konferensi tingkat tinggi tahunan WEF yang biasanya digelar di resor pegunungan Davos di Swiss pada musim dingin, dan dihadiri orang-orang kaya dan berkuasa di dunia.

Berikut adalah sejumlah data terkait kesenjangan global:

- Para triliuner telah mencatat lonjakan dalam kekayaan mereka selama pandemi, menurut badan bantuan Oxfam

- 10 orang terkaya di dunia bertambah kaya sebesar 15.000 dolar AS (Rp 215 juta) per detik atau 1,3 miliar dolar AS (Rp 18,6 triliun) per hari selama pandemi.

- Harta mereka melebihi gabungan harta yang dimiliki 3,1 miliar penduduk miskin di dunia.

- Seorang triliuner baru muncul setiap 26 jam sejak awal pandemi.

- Lebih dari 160 juta orang diperkirakan jatuh miskin selama krisis kesehatan saat ini.

- Kesenjangan di antara negara-negara di dunia diperkirakan meningkat untuk kali pertama dalam sebuah generasi. Kesenjangan juga semakin lebar di dalam sebuah negara.

- Negara-negara kaya pulih lebih cepat. Pendapatan mereka pada 2023 kemungkinan akan kembali ke tingkat sebelum pandemi, namun negara-negara berkembang akan mengalami penurunan rata-rata 4%, menurut Bank Dunia.

- Pada 2023, pendapatan per kapita kemungkinan akan tetap di bawah level 2019 di 40 negara berkembang, kata Bank Dunia.

- Kesenjangan menyumbang 21.300 kematian per hari atau satu kematian per empat detik, menurut laporan Oxfam.

- Sekitar 5,6 juta orang di negara-negara miskin meninggal tiap tahun karena keterbatasan memperoleh layanan kesehatan, sementara kelaparan membunuh lebih dari 2,1 juta orang per tahun, kata laporan itu.

- Rasio pasien Covid-19 yang meninggal di negara-negara berkembang diperkirakan dua kali lebih besar daripada di negara-negara kaya.

- Hanya 7% lebih penduduk di negara-negara miskin telah menerima satu dosis vaksin dibandingkan dengan lebih dari 75% di negara-negara kaya.

- 1% orang paling kaya di dunia membuang dua kali lebih banyak karbon dioksida dibanding 50% orang miskin.

- Jika tidak dikendalikan, perubahan iklim akan mendorong 132 juta orang ke jurang kemiskinan ekstrem pada 2030, menurut perkiraan Bank Dunia.

- Pandemi juga telah memundurkan kemajuan global dalam kesetaraan gender. Wanita akan memerlukan waktu hampir 136 tahun agar dapat setara dengan pria, naik dari angka 99 tahun pada saat prapandemi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

HUT Ke-22 Apeksi, Momentum Kepala Daerah Bertukar Gagasan

Ketua Apeksi Bima Arya menyebut HUT ke-22 Apeksi merupakan momentum berharga bagi setiap kepala daerah untuk bertukar gagasan

NEWS | 26 Mei 2022

Kemendagri Apresiasi Daerah yang Raih WTP Gunakan SIPD

Kemendagri mengapresiasi pemerintah daerah (pemda) yang mendapatkan opini WTP dengan menggunakan SIPD.

NEWS | 26 Mei 2022

PBB Minta Taliban Batalkan Pembatasan terhadap Perempuan

Utusan HAM PBB di Afghanistan meminta otoritas Taliban untuk membatalkan berbagai pembatasan terhadap perempuan.

NEWS | 26 Mei 2022

Biden Bakal Undang BTS Bahas Kebencian pada Orang Asia

Presiden AS Joe Biden bakal mengundang grup K-pop BTS ke Gedung Putih untuk membahas cara penanganan kebencian pada orang Asia.

NEWS | 26 Mei 2022

Letakkan Pancasila Sebagai Nilai Dasar dan Universal

memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni,MPR-Institut Filsafat Pancasila mengadakan sarasehan bertajuk Pancasila sebagai Dasar Filsafat Negara dan relevansinya

NEWS | 26 Mei 2022

Bahas Rusia-Ukraina, GMKI Adakan Webinar Internasional

GMKI akan melaksanakan webinar internasional pada Jumat. Tema yang akan dibahas adalah terkait konflik Rusia dan Ukraina.

NEWS | 26 Mei 2022

Cegah PMK di Lampung, Apkasi Setop Pasokan Sapi dari Luar Daerah

Mencegah merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Lampung, Apkasi sepakat menyetop pasokan sapi dari luar daerah.

NEWS | 26 Mei 2022

Puan: Saatnya Kaum Perempuan Lebih Berperan dalam Politik

Ketua DPR Puan Maharani menegaskan sudah saatnya kini kaum perempuan lebih berperan dalam bidang politik.

NEWS | 26 Mei 2022

Pemkab Bogor Telusuri Asal Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi

Jumlah sapi yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor, sudah mencapai 14 ekor.

NEWS | 26 Mei 2022

Saran Guru Besar Unpad soal Polemik Penjabat Kepala Daerah

Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi berharap agar polemik penunjukan penjabat kepala daerah dapat dihentikan.

NEWS | 26 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
HUT Ke-22 Apeksi, Momentum Kepala Daerah Bertukar Gagasan

HUT Ke-22 Apeksi, Momentum Kepala Daerah Bertukar Gagasan

NEWS | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings