Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Investor Milenial Gemar Koleksi Saham di Sektor Finansial

Senin, 6 Desember 2021 | 14:04 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Investor dari Gen Z dan Gen Y (Millenial) paling banyak mulai membeli saham dan reksa dana dalam dua tahun terakhir. Di mana, saham perusahaan sektor finansial merupakan saham yang paling banyak pernah dibeli sekaligus menjadi saham favorit para investor. Posisi berikutnya ditempati oleh sektor pertambangan dan consumer goods.

“Menarik melihat preferensi setiap generasi dalam memilih jenis investasi. Bahkan dalam memilih platform pembelian saham pun beda,” ujar Manajer Riset Katadata Insight Center Vivi Zabkie, Senin (6/12/2021).

Hal ini terlihat dalam survei kepada 806 investor saham dan 613 investor reksa dana yang dilakukan Katadata Insight Center. Dalam survei tersebut, sebanyak 41,3% Generasi milenial mengaku mulai membeli saham pada 1-2 tahun terakhir. Sedang di kelompok usia Gen Z, terdapat 48,1% yang mengaku baru membelinya kurang dari setahun terakhir.

Investor saham dalam survei yang didominasi responden dari kelompok usia muda ini mengatakan mereka melakukan investasi setiap mendapat dana lebih (47,6%). Namun ada pula yang melakukannya rutin setiap bulan (27,2%) dan saat pasar sedang bagus (20,0%).

Survei menunjukkan bila proporsi investor saham yang memiliki jumlah investasi cukup besar (lebih dari 50 juta) dan yang relatif kecil (kurang dari 5 juta) cenderung seimbang. “Namun, laki-laki dan Gen X umumnya memiliki saham dengan jumlah besar (lebih dari 50 juta), sementara perempuan serta mereka yang berusia muda lebih banyak yang memiliki saham dengan jumlah kecil,” tambahnya.

Pada kelompok investor reksa dana, kelompok usia muda juga terlibat banyak membeli investasi ini dalam 2 tahun terakhir. Perempuan dan Gen Z paling banyak masuk dalam kategori ini. Sementara Gen X cukup banyak yang telah berinvestasi reksadana selama lebih dari lima tahun.

Dari sisi nominal investasi yang dimiliki, investor reksa dana pada survei ini juga tergolong investor baru. Ada 39% investor yang memiliki total investasi kurang dari Rp 1 juta, lalu 26% lainnya memiliki investasi Rp 1-5 juta. Secara proporsi, perempuan dan Gen Z lebih banyak yang masuk kategori ini. Sementara Gen X & Y cukup banyak yang memiliki reksa dana dengan nilai lebih dari Rp 50 juta.

Sementara jika dilihat dari jenis reksa dana, sebagian besar investor membeli reksadana pasar uang. Selanjutnya hampir separuhnya memilih reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham. “Mayoritas responden atau 79,6% membeli reksadana melalui aplikasi online, ada juga yang membeli lewat e-Wallet (15,8%) dan marketplace (14,7%),” jelas Vivi.

Emas Terfavorit
Secara umum, emas masih menjadi pilihan umum saat investasi. Termasuk dalam kelompok usia muda (Gen Y dan Gen Z). Lebih 60% responden mengaku saat ini memiliki emas. Investasi tanah dan usaha menjadi pilihan berikutnya. Sedang pada kelompok investasi digital, reksa dana dan saham yang paling banyak dipilih.

Emas dipilih, umumnya karena dipersepsikan mudah dijual. Sedang jenis investasi digital karena faktor high return, kepraktisan dan modern. “Pada variabel high risk, high return, praktis dan modern, investasi digital berada di tiga besar. Sementara pada variabel mudah dijual, emas unggul di posisi tertinggi,” jelas Vivi.

Survei dilakukan pada 6-12 September 2021 kepada 1.939 responden. Responden investor saham sebanyak 514 adalah pengguna atau pengunjung Stockbit sehingga dalam sejumlah bagian tidak dilibatkan dalam analisis. Survei dilakukan secara online dengan kriteria responden investor berusia diatas 15 tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sinergi Jadi Cara Corsec Krakatau Sarana Properti Hadapi Tantangan

Meski sepak terjang divisi corsec KSP baru terbentuk tahun lalu, tetapi sebenarnya mereka sudah cukup lama bersinergi bekerja dalam naungan Krakatau Steel.

EKONOMI | 17 Januari 2022

AHM Ekspor 392.829 Unit Sepeda Motor, Mayoritas Skutik

Sepeda motor produksi PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil diekspor sebanyak 392.829 unit sepanjang 2021.

EKONOMI | 17 Januari 2022

Keren, TKDN Subsektor EBTKE Lampaui Target

Kementerian ESDM mencatat porsi pemanfaatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di berbagai proyek EBTKE telah melampaui target yang ditetapkan pada 2021.

EKONOMI | 17 Januari 2022

Dear Milenial, Ini 9 Perbedaan Saham dan Kripto untuk Investasi

Banyak orang menganggap aset kripto serupa dengan saham. Padahal, keduanya sangat berbeda.

EKONOMI | 17 Januari 2022

Kementerian ESDM: Bauran EBT di Akhir 2021 Capai 11,5%

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi bauran energi baru terbarukan (EBT) di akhir 2021 baru mencapai 11,5%.

EKONOMI | 17 Januari 2022

Upah Riil Buruh Tani Desember 2021 Turun Jadi Rp 52.397

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah riil buruh tani turun sebesar 0,65% dibanding November 2021, yaitu dari Rp 52.738 menjadi Rp 52.397.

EKONOMI | 17 Januari 2022

Ekspor Bahan Mentah Berlangsung Sejak Zaman VOC, Jokowi: Kita Setop

Jokowi mengakui penghentian ekspor bahan mentah tambang bukanlah tanpa tantangan. Indonesia dikecam negara-negara lain dan diadukan hingga ke WTO.

EKONOMI | 17 Januari 2022

Jokowi: Pandemi Tidak Boleh Menghentikan Transformasi Besar Ekonomi

Jokowi menegaskan, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia tidak boleh menghentikan transformasi besar ekonomi yang tengah dilakukan pemerintah.

EKONOMI | 17 Januari 2022

BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Indonesia Turun

BPS mencatat provinsi DIY mempunyai nilai gini ratio tertinggi, sebesar 0,436. Sementara terendah tercatat di Bangka Belitung sebesar 0,247.

EKONOMI | 17 Januari 2022

Nusantara, Nama Ibu Kota Negara Baru Pilihan Jokowi

Nama ibu kota negara (IKN) baru pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah Nusantara.

EKONOMI | 17 Januari 2022


TAG POPULER

# Tsunami


# PPnBM Mobil


# Pelabuhan Kedindi Reo


# Varian Covid-19


# NFT



TERKINI
AHM Ekspor 392.829 Unit Sepeda Motor, Mayoritas Skutik

AHM Ekspor 392.829 Unit Sepeda Motor, Mayoritas Skutik

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings