Logo BeritaSatu

POJK Perlindungan Konsumen Dorong Masyarakat Paham Haknya

Sabtu, 21 Mei 2022 | 05:12 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini telah menerbitkan ketentuan terbaru tentang perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Aturan tersebut dinilai akan mendorong masyarakat lebih paham mengenai hak dan kewajibannya sebagai pengguna produk dan layanan jasa keuangan, yang di antaranya bakal tercermin dengan peningkatan jumlah pengaduan.

Adapun aturan yang dimaksud adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan (POJK PKM SJK). Ketentuan itu menggantikan sejumlah pengaturan dalam POJK 1/2013 dan PBI 7/2025.

Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sarjito menyampaikan, sosialisasi aturan terbaru akan gencar dilaksanakan agar masyarakat dapat semakin paham dengan hak dan kewajibannya sebagai pengguna jasa keuangan. Hal itu salah satunya akan bisa terlihat dari peningkatan pengaduan di masyarakat.

"Namun demikian, yang mengadu itu akhirnya orang-orang yang mengerti bahwa hak-haknya dilanggar, yang tadinya tidak ngerti jadi ngerti. Jadi menurut saya tidak ada jaminan akan melandai, kita akan lebih tegas," kata Sarjito dalam Media Briefing POJK 6/2022 yang digelar daring, Jumat (20/5/2022).

Selain kepada masyarakat, kata dia, sosialisasi juga dilakukan kepada pelaku usaha jasa keuangan (PUJK). Karena pada prinsipnya, PUJK wajib mematuhi POJK ini agar perlindungan konsumen semakin diperkuat. Apalagi OJK dalam menyusun pembaruan aturan mengenai perlindungan konsumen ini telah meminta masukan dan feedback dari PUJK.

"Jadi dapat dikatakan dari PUJK sudah mengetahui pokok-pokok pengaturan ketentuan ini. Namun, OJK tetap akan melakukan sosialisasi ketentuan ini secara berkesinambungan kepada PUJK untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan," jelas dia.

Dalam melakukan pengawasan, Sarito mengatakan, OJK melakukannya lewat dua pendekatan yakni secara langsung dan tidak langsung. Pengawasan langsung dapat berupa pengamatan lapangan, pemeriksaan tematik, dan pemeriksaan khusus yang dilakukan kepada PUJK.

Sedangkan pengawasan tidak langsung antara lain berupa pengawasan dini melalui penelitian/penelaahan dan analisis. Selain itu, pengawasan tidak langsung juga dilakukan melalui evaluasi laporan PUJK yang disampaikan melalui Sistem Pelaporan Edukasi dan Perlindungan Konsumen (SIPEDULI).

Sementara itu, POJK PKM SJK turut mengatur perlindungan data dan/atau informasi pribadi konsumen. Dalam hal ini pada intinya, PUJK dilarang memberikan dan/atau menyalahgunakan data dan/atau informasi pribadi Konsumen maupun calon konsumen kepada pihak lain. Kemudian, PUJK dilarang mengharuskan Konsumen setuju untuk membagikan data maupun informasi pribadi sebagai syarat penggunaan produk dan layanan.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Woilo, Media Sosial Karya Anak Bangsa Go International

Woilo, yang merupakan media sosial anak bangsa dari Surabaya, Jawa Timur, tersebut sudah go international.

EKONOMI | 2 Juli 2022

Dukung Pertumbuhan UMKM Kuliner, Wahyoo Gelar Sayembarasa

Wahyoo bersama Livin by Mandiri kembali menyelenggarakan Sayembarasa batch 2, dalam mendukung pertumbuhan UMKM kuliner di Indonesia.

EKONOMI | 2 Juli 2022

Jalan Lingkar Timur Urai Kemacetan di Ruas Cirebon-Kuningan

Pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan untuk mengurangi kemacetan di ruas Cirebon-Kuningan, sehingga lalu lintas bisa lebih lancar.

EKONOMI | 2 Juli 2022

BI: Halal Value Chain Potensial Tingkatkan PDB Indonesia

Halal value chain merupakan strategi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

EKONOMI | 2 Juli 2022

Aplikasi MyPertamina Dinilai Tidak Efisien, Ini Alasannya

Pakar keamanan siber menilai, upaya pengendalian pembelian solar dan pertalite dengan cara mendaftar di aplikasi MyPertamina rawan serangan siber.

EKONOMI | 2 Juli 2022

Begini Penjelasan BNI soal Hoaks Kredit Tanpa Jaminan

Mucharom menegaskan, penyaluran kredit BNI dilakukan secara konservatif dengan memperhatikan semua ketentuan dari kementerian dan lembaga berwenang.

EKONOMI | 2 Juli 2022

Zurich dan PJI Dorong Anak Muda Ciptakan Peluang Ekonomi

Zurich Indonesia meluncurkan Zurich Entrepreneurship Program bagi siswa SMA dan SMK agar dapat menciptakan peluang ekonomi di Indonesia.

EKONOMI | 2 Juli 2022

Program Makmur Petrokimia Gresik dan PTPN X Tingkatkan Hasil Petani Tebu Kediri

Program Makmur dari PT Petrokimia Gresik dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X berhasil meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani tebu di Kediri

EKONOMI | 2 Juli 2022

Penjualan Program Warung Rakyat Jawara US$ 160.000

Jawara, sebuah inisiasi program permodalan yang diadakan PT Jaring Pangan Indonesia telah membukukan penjualan hingga US$ 160.00.

EKONOMI | 2 Juli 2022

Pertalite Tetap Bisa Dibeli meski Belum Daftar MyPertamina

PT Pertamina menjamin masyarakat tetap bisa membeli Pertalite meskipun belum mendaftar di sistem MyPertamina.

EKONOMI | 2 Juli 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Uni Emirat Arab, Negara yang Dihuni 85% WNA

Uni Emirat Arab, Negara yang Dihuni 85% WNA

NEWS | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings