Logo BeritaSatu

Riset BRIN, Dampak Cahaya Glow Tergolong Sangat Rendah pada Tumbuhan

Jumat, 26 Agustus 2022 | 10:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan cahaya buatan (Artificial Light at Night) pada area eduwisata Glow di Kebun Raya Bogor (KRB) berdampak sangat rendah pada tumbuhan.

Dalam keterangan Kamis (25/8/2022), Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menjelaskan hasil riset tahap pertama menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan dari cahaya buatan dari program Glow terhadap pohon-pohon di Kebun Raya Bogor (KRB). Lampu-lampu yang menghiasi lima taman yang masuk dalam program Glow juga memiliki tingkat pencahayaan yang rendah. Setiap program yang akan dilaksanakan di Kebun Raya, termasuk program Glow di KRB sudah melalui pertimbangan, kajian dan persetujuan dari BRIN.

“BRIN tetap fokus untuk menjalankan 5 fungsi KRB dapat berjalan secara optimal. Sehingga keberadaan KRB mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan ilmu pengetahuan, penelitian dan juga perekonomian bangsa,” papar Handoko.

Riset tahap pertama T0 dan T1 telah dilakukan oleh BRIN selama periode Januari hingga Juni 2022. Untuk sementara yang hasil riset tersebut mengemukakan bahwa intensitas cahaya Glow tergolong sangat rendah untuk menimbulkan dampak negatif ke tumbuhan. Tidak ditemukan adanya pemicu aktivitas fotosintesis di malam hari.

Saat ini, BRIN sedang menyelesaikan riset T2 dengan melibatkan aktivitas pengunjung pada lokasi yang menjadi obyek program Glow. Riset tersebut akan berlangsung hingga Desember 2022. Data T2 nantinya bisa melihat kecenderungan pengaruhnya.

Menurut Handoko, program Glow yang dikembangkan di KRB memiliki nilai edukasi yang tinggi dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini. Dengan metode komunikasi yang adaptif dengan perkembangan zaman ini, BRIN berharap KRB dapat menjadi tujuan dan rujukan bagi anak-anak muda. Tidak hanya berwisata, lebih jauh lagi mereka bisa memahami akar budaya serta meningkatkan kecintaannya terhadap lingkungan alam.

Program Glow hanya mengambil area sekitar 3 persen dari total luas KBR Bogor yang mencapai 87 hektare. Lokasinya juga jauh dari cagar budaya dan situs-situs yang berada di kebun raya yang tidak boleh digunakan untuk aktivitas publik. Glow menempati area kebun non-koleksi, sehingga tumbuhan-tumbuhan koleksi, yang menjadi rujukan untuk penelitian maupun pelestarian tetap terlindungi. Selain itu, program ini tidak mengganggu situs-situs yang berada di kebun raya.

“Kami memiliki komitmen yang sama dengan masyarakat bahwa KRB ini adalah aset bangsa yang harus selalu dijaga dan dapat dioptimalkan untuk kemajuan masyarakat. Karena itu terobosan dan inovasi harus terus dilakukan tanpa meninggalkan akar budaya yang ada,” tegas Handoko.

Program Glow merupakan salah satu terobosan yang dilakukan BRIN bersama mitranya, PT Mitra Natura Raya, dalam menghadirkan sarana edukasi dan wisata pertama di Asia Tenggara. Konsep tersebut sudah lebih dulu diterapkan di berbagai kebun raya di sejumlah negara seperti Kew Garden-Inggris, Desert Botanical Garden-Arizona, Fairchild Tropical Botanic Garden-Amerika. Kehadiran sarana ini juga disesuaikan dengan kearifan budaya lokal, sehingga semakin memperkaya informasi bagi para pengunjung.

Pengunjung dapat menelusuri Taman Pandan, Taman Meksiko, Taman Akuatik, Lorong Waktu, Taman Astrid, dan Ecodome. Khusus Taman Astrid, pada area ini menceritakan tentang sejarah terbentuknya Kebun Raya Bogor hingga sampai sekarang menjadi wilayah konservasi dan pusat penelitian alami yang memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu botani dan farmasi.

“Sesuai regulasi, fungsi kebun raya meliputi konservasi, penelitian, edukasi, wisata, dan jasa lingkungan. Program Glow yang dijalankan PT MNR telah meliputi fungsi edukasi dan pendidikan serta tetap mendukung BRIN untuk menjalankan tiga fungsi lainnya sehingga amanat yang ditetapkan oleh pemerintah pusat tetap terjaga,” kata Handoko.

Untuk menjalankan fungsi konservasi, Pusat Riset Konservasi Tumbuhan Kebun Raya BRIN berperan sebagai pengelolanya. Adapun Deputi Infrastruktur melalui Direktorat Laboratorium dan Kawasan Sains dan Teknologi BRIN untuk mengelola laboratorium penelitian, serta Deputi Infrastruktur melalui Direktorat Koleksi berperan untuk pemeliharaan koleksi.

Handoko meneruskan, pembagian pengelolaan KRB tersebut merupakan upaya menempatkan semua pihak sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya. Tujuannya agar lima fungsi kebun raya tetap dapat dijalankan dengan maksimal.

“BRIN tetap menjadi pemegang kendali penuh atas penyelenggaraan di KRB. Kolaborasi antara BRIN dan PT MNR bertujuan untuk memperbaiki tata kelola agar lebih transparan dan akuntabel sehingga memberikan kontribusi bagi pendapatan negara dan daerah lebih optimal,” tutup Handoko.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Resesi Makin Mencengkeram, S&P 500 Turun 4 Hari Beruntun

Bursa AS Wall Street melanjutkan pelemahan hari sebelumnya, karena resesi ekonomi makin mencengkeram.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Bursa Eropa Turun karena Sentimen Global, Saham Teknologi Jatuh

Stoxx 600 di bursa Eropa ditutup turun 0,6%. Sebagian besar sektor dan bursa utama berakhir di zona merah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Meski UMP Naik, BKPM Pede Tak Ganggu Iklim Investasi

BKPM menilai kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2023 maksimal 10% tidak akan mengganggu iklim investasi di Indonesia

EKONOMI | 7 Desember 2022

Data Ekonomi di AS Pemicu Kejatuhan IHSG, Hari Ini?

Sentimen global jadi faktor utama pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (6/12/22).

EKONOMI | 7 Desember 2022

Bank INA Perdana Bidik 10.000 Nasabah Baru di Kota Besar

PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) menargetkan penambahan 10.000 nasabah baru lewat program terbarunya Tabina Berjangka.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

Sri Mulyani mengunjungi kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. Sri Mulyani minta Freeport meningkatkan produktivitas.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Pascapandemi Covid-19, Minat Pembelian Properti 2022 Naik 18 Persen

Kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang membaik membuat minat masyarakat untuk membeli berbagai produk properti meningkat hingga 18 persen.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Banyak Startup Lakukan PHK, Ini Penyebabnya Menurut Pandu Sjahrir

Beberapa faktor yang menyebabkan startup melakukan PHK di antaranya faktor eksternal seperti kenaikan bunga, inflasi dan strategi "bakar uang".

EKONOMI | 6 Desember 2022

Loyo, Kurs Rupiah Melemah 150 Poin ke Rp 15.600

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (6/12/2022) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.600.

EKONOMI | 6 Desember 2022

400 Saham Melemah, IHSG Tumbang 1,77%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/12/2022), ditutup anjlok sebesar 94,76 poin (1,77%) menjadi 6.892,57

EKONOMI | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ronaldo Bantah Sepakat Gabung Klub Al Nassr

Ronaldo Bantah Sepakat Gabung Klub Al Nassr

BOLA | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE