Logo BeritaSatu

Kebocoran Data Marak, Otoritas PDP Perlu Orang Kompeten

Selasa, 20 September 2022 | 18:33 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Pakar keamanan siber yang juga chairman lembaga riset keamanan siber Communication & Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengaku prihatin dengan maraknya kasus kebocoran data di instansi pemerintah. Karenanya, ia memandang sangat krusial posisi Komisi Perlindungan Data Pribadi (PDP). Pemerintah dan DPR harus menempatkan orang yang tepat serta memiliki kompetensi untuk memimpin lembaga otoritas PDP atau komisi PDP ini.

“Soal perlindungan data pribadi ini bila perlu dibuat pakta integritas untuk pejabat pemerintah yang bertanggung jawab terhadap data pribadi, siap mundur jika terjadi kebocoran data pribadi. Karena selama ini kebocoran data pribadi dari sisi penyelenggara negara sudah sangat memprihatinkan,” kata Pratama Persadha kepada Beritasatu.com, Selasa (20/9/2022).

Pratama menambahkan, perlu dibuat aturan turunan mengenai sanksi yang tegas untuk penyelenggara sistem elektronik (PSE) lingkup publik atau pemerintah. Ini akan mempertegas posisi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi terhadap PSE yang mengalami kebocoran data.

“UU PDP memang tidak secara eksplisit mengamanatkan pembentukan Komisi PDP. Dalam Pasal 64 disebutkan sengketa perlindungan data peribadi harus diselesaikan lewat lembaga yang diatur oleh UU. Karena di sinilah nanti Komisi PDP harus dibentuk dengan jalan tengah, lewat Peraturan Presiden, hal yang disepakati sebagai jalan tengah antara DPR dan Kemenkominfo,” jelasnya.

Pratama menambahkan perlunya memberikan wewenang yang cukup untuk lembaga otoritas PDP dalam menegakkan UU PDP. Jangan sampai menjadi macan ompong dan nanti dituduh menghabiskan anggaran negara saja.

“Ini akan menjadi legacy atau warisan yang sangat baik dari pemerintahan Presiden Joko Widodo bila bisa mendorong lahirnya lembaga otoritas PDP yang kuat, kredibel, dan bisa menjadi pelindung serta tempat terakhir meminta keadilan bagi masyarakat terkait sengketa perlindungan data pribadi,” kata Pratama.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Di Bawah US$ 80, Minyak Jatuh ke Level Prakrisis Ukraina

Harga minyak jatuh ke tingkat terendah tahun ini, dengan Brent berakhir di bawah US$ 80 per barel untuk kedua kalinya pada tahun 2022.

EKONOMI | 7 Desember 2022

IHSG 2023 Diramal 7.880 Ditopang Sektor Ini, Siap Dulang Cuan?

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2023 dapat mencapai 7.880.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Pascacabut Izin, OJK Kejar Aset dan Gugat Pemilik Wanaartha

OJK berkomitmen mengejar aset hingga membuka opsi menggugat secara perdata kepada pemilik Wanaartha Life.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Resesi Makin Mencengkeram, S&P 500 Turun 4 Hari Beruntun

Bursa AS Wall Street melanjutkan pelemahan hari sebelumnya, karena resesi ekonomi makin mencengkeram.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Bursa Eropa Turun karena Sentimen Global, Saham Teknologi Jatuh

Stoxx 600 di bursa Eropa ditutup turun 0,6%. Sebagian besar sektor dan bursa utama berakhir di zona merah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Meski UMP Naik, BKPM Pede Tak Ganggu Iklim Investasi

BKPM menilai kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2023 maksimal 10% tidak akan mengganggu iklim investasi di Indonesia

EKONOMI | 7 Desember 2022

Data Ekonomi di AS Pemicu Kejatuhan IHSG, Hari Ini?

Sentimen global jadi faktor utama pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (6/12/22).

EKONOMI | 7 Desember 2022

Bank INA Perdana Bidik 10.000 Nasabah Baru di Kota Besar

PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) menargetkan penambahan 10.000 nasabah baru lewat program terbarunya Tabina Berjangka.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

Sri Mulyani mengunjungi kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. Sri Mulyani minta Freeport meningkatkan produktivitas.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Pascapandemi Covid-19, Minat Pembelian Properti 2022 Naik 18 Persen

Kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang membaik membuat minat masyarakat untuk membeli berbagai produk properti meningkat hingga 18 persen.

EKONOMI | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Di Bawah US$ 80, Minyak Jatuh ke Level Prakrisis Ukraina

Di Bawah US$ 80, Minyak Jatuh ke Level Prakrisis Ukraina

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE