Logo BeritaSatu

Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

Minggu, 25 September 2022 | 12:44 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Montreal, Beritasatu.com- Harga tiket pesawat diperkirakan akan naik lebih tinggi. Seperti dilaporkan RT, Sabtu (24/9/2022), industri transportasi udara menghadapi kenaikan biaya bahan bakar jet dan masalah keuangan pascapandemi Covid-19.

Perjalanan udara bisa menjadi lebih mahal dalam beberapa bulan mendatang, bunyi laporan CNBC minggu ini, yang mengutip pernyataan eksekutif penerbangan terkemuka.

“Penurunan kapasitas penyulingan Amerika Serikat (AS) yang mengakibatkan bahan bakar jet lebih mahal, dan masalah keuangan bagi maskapai karena pandemi diberikan sebagai alasan potensi kenaikan harga,” kata direktur jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), William Walsh, saat wawancara kepada CNBC pada Rabu (21/9).

Kapasitas AS untuk menyuling minyak mentah menjadi bahan bakar dan produk lainnya turun ke level terendah sejak 2014 tahun ini, menurut laporan kapasitas kilang tahunan pemerintah federal yang dirilis pada Juni. Penurunan tersebut disebabkan oleh penutupan kilang di dalam negeri karena berbagai faktor dalam beberapa tahun terakhir.

Di AS, harga tiket pesawat melonjak 25% pada tahun lalu, lompatan tahunan terbesar sejak 1989, dan terus naik lebih tinggi tahun 2022.

“Faktor lain yang menaikkan biaya penerbangan secara global adalah dampak dari konflik antara Rusia dan Ukraina,” kata CEO Qatar Airways Akbar Al Baker, seperti dikutip CNBC.

Al Baker mengatakan konflik tersebut akan “mendorong inflasi, memberi lebih banyak tekanan pada rantai pasokan,” dan juga menyebabkan ketidakstabilan harga minyak.

Dalam beberapa bulan terakhir, maskapai harus menggunakan rute alternatif untuk menghindari terbang di atas Ukraina dan Rusia. Menurut portal perjalanan ViaTravelers.com, penerbangan dari London ke Delhi, misalnya, sekarang harus membuat jalan memutar, sehingga memicu beberapa jam tambahan waktu penerbangan dan bahan bakar.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE