Vaksinasi Covid-19 pada November Belum Pasti
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Vaksinasi Covid-19 pada November Belum Pasti

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:26 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Raden Pardede, mengatakan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada November 2020 sebetulnya belum pasti.

Menurut dia, kepastian mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan ditentukan oleh Kementerian Kesehatan. Saat ini, yang paling memungkinkan dan dpat dipastikan adalah vaksinasi dilakukan mulai awal 2021.

“Untuk vaksinasi bulan November 2020, itu belum pasti. Harapannya bisa dilakukan secepatnya di awal tahun 2021. Tetapi untuk kepastian bulannya, ini bisa ditanyakan ke Kementerian Kesehatan,” kata Raden Pardede, kepada Beritasatu.com, Jumat (23/10/2020) malam.

Sebelumnya, Ketua Komite PC-PEN, Airlangga Hartarto juga menyampaikan bahwa pengiriman kandidat vaksin dan pelaksanaan vaksinasi tergantung dari hasil uji klinis yang dilakukan masing-masing produsen vaksin.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan memastikan keselamatan dan efektivitas kandidat vaksin tersebut untuk digunakan di Indonesia, sehingga pelaksanaan vaksinasinya baru bisa dilakukan setelah mendapat perizinan dari BPOM.

Menurut Airlangga, clinical trial diperkirakan baru selesai pada Desember 2020. Sedangkan di bulan November 2020 baru dalam tahap persiapan menunggu hasil clinical trial. Untuk waktun vaksinasi, akan dilakukan segera setelah mendapatkan sertifikasi oleh BPOM.

“Jadi kalau timing itu tidak ada yang menentukan kapan, tetapi ikut berproses. Proses clinical trial itu diperkirakan sampai bulan Desember, jadi Desember kita baru mendapatkan clinical trial yang di Bandung,” ujar Airlangga.

Dia menjelaskan, sesudah clinical trial, baru BPOM bisa memberikan perizinan, dan sesudah itu juga melihat fasilitas. Kalau dalam bentuk vaksin jadi, lihat fasilitasnya Sinovac atau Sinopharm. Kalau yang diproduksi di Biofarma, lihat fasilitas di sana.

“Jadi timing-nya sangat tergantung pada hasil perizinan dari BPOM. Tidak menentukan tanggal sekian dan bulan sekian, tetapi mengikuti hasil penelitian clinical trial dan mengutamakan keselamatan jiwa manusia,” ujar Airlangga.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ditutup Hari Ini, CMSE 2020 Hadirkan Lo Kheng Hong

Panitia Capital Market Summit and Expo (CMSE) 2020 menghadirkan Lo Kheng Hong sebagai pembicara kunci di acara penutupan even tersebut pada Sabtu (24/10/2020).

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Rata-rata Frekuensi Transaksi Harian Saham Turun 9,28%

Rata-rata frekuensi transaksi saham harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan turun sebesar 9,28% menjadi 706,677 ribu kali transaksi.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Lewat InvestASIK, Danareksa Ajak Milenial Berinvestasi

InvestASIK mengajak milenial untuk mengatur dan menyisihkan dana.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

CMSE 2020 Jaring Puluhan Ribu Pengunjung

Capital Market Summit and Expo (CMSE) 2020 yang diadakan secara virtual untuk pertama kalinya, disambut positif publik dan pelaku pasar modal Indonesia.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Harga Minyak Tertekan Produksi Libia dan Kekhawatiran Permintaan

WTI untuk pengiriman Desember kehilangan 79 sen atau 1,9% menjadi US$ 39,85 per barel.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Harga Emas Naik Ditopang Pelemahan Dolar

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik tipis hanya 0,6 dolar AS atau 0,03 persen, menjadi ditutup pada US$ 1.905.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Sejak Awal Tahun, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 71,01 Triliun

EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp 7,28 triliun.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Naik ke Rp 5.943 Triliun

Frekuensi perdagangan selama sepekan turun 9,28 persen menjadi 706.677 kali transaksi dari 778.929 kali transaksi.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Menkop dan UKM: Pelaku UMKM Harus Tahan Banting

Pelaku UMKM harus tahan banting di tengah krisis.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Bursa AS Bervariasi karena Pembicaraan Stimulus dan Laporan Pendapatan

Saham Intel turun 10,6% setelah merilis data kuartalan.

EKONOMI | 24 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS