Terima Titipan 2 Tersangka Jiwasraya, Bentuk Dukungan KPK pada Kejagung

Terima Titipan 2 Tersangka Jiwasraya, Bentuk Dukungan KPK pada Kejagung
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Fana Suparman / WBP Selasa, 14 Januari 2020 | 22:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima titipan penahanan dua tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang kini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Kedua tersangka yang penahananannya dititipkan kepada KPK itu, yakni Komisaris Utama PT Hanson International Benny Tjokrosaputro dan mantan Direktur Utama PT Jiwasraya, Hendrisman Rahim. Penahanan Benny dititipkan di Rutan KPK, sementara Hendrisman ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango menyatakan penitipan dua tersangka tersebut merupakan bentuk dukungan KPK kepada Kejaksaan Agung dalam menangani kasus korupsi di Jiwasraya yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 13,7 triliun tersebut. Menurut Nawawi hal ini cerminan fungsi trigger mechanism KPK. "Memberikan dukungan kepada sesama aparat pemberantas korupsi adalah cerminan fungsi KPK menjalankan trigger mechanism," kata Nawawi Pomolango melalui pesan singkat, Selasa (14/1/2020).

Nawawi mengapresiasi kerja tim penyidik Kejagung dalam menangani kasus korupsi Jiwasraya. "Salut dan memberi support penuh atas langkah Kejagung menetapkan tersangka dalam kasus Jiwasraya yang diikuti dengan tindakan penahanan," kata Nawawi Pomolango.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Benny dan empat orang tersangka lainnya kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Empat tersangka lainnya, yakni Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram) Heru Hidayat, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim serta mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan pada PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan. Kelima tersangka ditahan di Rutan berbeda selama 20 hari ke depan sejak Selasa 14 Januari 2020.

Penahanan Benny dititipkan di Rutan KPK, sementara Heru Hidayat ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung. Kemudian Hary Prasetyo ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Hendrisman Rahim ditahan di Pomdam Jaya Guntur dan Syahmirwan ditahan di Rutan Cipinang.



Sumber: Suara Pembaruan