Tingkatkan Transparansi, Kempupera Gandeng KPK dalam PBJ
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Tingkatkan Transparansi, Kempupera Gandeng KPK dalam PBJ

Rabu, 25 November 2020 | 00:06 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Alokasi anggaran konstruksi nasional tahun 2021 diperkirakan mencapai Rp 414 triliun. Sepertiga dari jumlah anggaran tersebut atau Rp 149,81 triliun berada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera). Untuk meningkatkan transparansi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) konstruksi, Kempupera melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan meluncurkan instrument digital Sistem Informasi Pengalaman (Simpan).

“Kami berkomunikasi dengan Wakil Ketua KPK (Alexander Marwata). Tolong kami dibantu untuk bisa melaksanakan PBJ ini agar lebih baik. Pasti kita ingin lebih baik dan lebih baik ke depan, kita tidak ingin mundur. Dan KPK sudah siap untuk membantu kami” ucap Menpupera Basuki Hadimuljono saat menyampaikan arahan di Acara Pembukaan "Konstruksi Indonesia dan Indonesia Infrastructure Week 2020" di Auditorium Kempupera, Selasa (24/11/2020).

Basuki menambahkan bahwa Kempupera memiliki 34 Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) di 34 provinsi, Satuan Tugas (Satgas), Koordinator Wilayah (Korwil), dan melibatkan KPK. Bahkan Inspektorat Jenderal (Irjen) juga sudah meneken MoU untuk mendukung upaya Kempupera agar terus maju.

“Jadi kita tidak berpretensi bahwa kami ini malaikat. Ada 800 lebih Satuan Kerja dan hampir 3000 Pokja. Jadi saya kira pasti atau mungkin ada yang ingin berbuat tercela, walaupun dalam doa, saya selalu sampaikan jangan sampai kita berpikir atau berbuat tercela membelanjakan uang negara ini,” kata Basuki.

Di samping melibatkan institusi KPK, Kempupera juga mengembangkan konversi sertifikasi badan usaha dan tenaga kerja konstruksi dari manual menuju digital menggunakan platform digital pengalaman Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) dan pengalaman profesional tenaga kerja jasa konstruksi melalui sistem informasi bernama Simpan yang sekitar 13 tahun sudah dikembangkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi.

Sistem ini terhubung dengan Sistem Informasi Konstruksi Indonesia (SIKI). Sehingga akan mampu meningkatkan daya saing BUJK dan tenaga kerja konstruksi nasional sekaligus meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses PBJ.

“Yang terpenting transparansi karena dengan transparansi itulah kita bisa mengurangi penyelewengan-penyelewengan. Jadi saya kira segala upaya kita lakukan untuk membuat PBJ lebih baik karena inilah hidup matinya jasa konstruksi,” ujar Basuki.

Apalagi pada tahun-tahun ini, pertumbuhan ekonomi di kuartal III atau IV didominasi oleh belanja pemerintah yang naik 15% akibat belum meningkatnya investasi dan rendahnya konsumsi masyarakat. Naiknya belanja pemerintah pada kuartal III tersebut terbukti mendongkrak pertumbuhan ekonomi menjadi minus 3%. Pada kuartal IV atau 2021 mendatang berbagai upaya juga terus dilakukan untuk mempercepat belanja modal agar pertumbuhan ekonomi lebih baik.

Basuki menyebut bahwa tahun depan Kempupera akan menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2021. Oleh sebab itu, bulan lalu pihaknya melakukan tender dini di mana sekitar 1900 paket sudah masuk Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Sehingga instrumen digital Simpan ini diharapkan dapat mulai berfungsi tahun depan.

“Nanti kita lihat, kita evaluasi bagaimana kinerja Simpan ini untuk bisa kita improve ke depan. Karena Simpan ini akan sangat mengubah performa PBJ di PUPR (Kempupera),” imbuhnya.

Tingkatkan Daya Saing
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan P Roeslani mengajak reinstrospeksi mengenai arti penting pembangunan infrastruktur di Indonesia. Menurut dia, Presiden Joko Widodo telah menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama bangsa Indonesia untuk bersaing dengan bangsa lain.

Infrastruktur juga menjadi pencipta lapangan kerja, menciptakan titik pertumbuhan ekonomi baru, memperbaiki jaringan logistik, dan pembangunan infrastruktur berperan untuk membangun peradaban dan mewujudkan keadilan sosial.

Karena itu, di masa kedua pemerintahan presiden Joko Widodo ini, Indonesia akan mempercepat pembangunan infrastruktur dengan menghubungkan infrastruktur yang sudah dibangun dengan Kawasan ekonomi, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan pariwisata, persawahan, perkebunan dan kawasan tambak-tambak perikanan. “Kiranya semua ini menjadi pedoman kita dalam berkegiatan ke depannya,” tutup Rosan.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Isu Geng dan SARA Dinilai Jadi Angin Lalu dalam Bursa Calon Kapolri

I Wayan Sudirta meyakini isu geng maupun isu SARA hanya akan menjadi angin lalu dalam bursa calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

NASIONAL | 24 November 2020

Guru Juga Manusia dan Orang Tua

Guru yang mengajar murid selama pembelajaran jarak jauh, ternyata juga berperan sebagai orang tua untuk anaknya di rumah.

NASIONAL | 25 November 2020

Kahiyang Ayu Minta Maaf Belum Dapat Dampingi Suami Kampanye

Kahiyang Ayu memohon maaf kepada masyarakat Medan karena belum dapat turun mendampingi suami, Bobby Nasution, saat berkampanye untuk menjadi Wali Kota Medan.

NASIONAL | 24 November 2020

Kemparekraf Dorong Mobilitas Wisatawan Melalui Big Promo

Program ini hanya berlaku sampai Desember 2020.

NASIONAL | 24 November 2020

Pandemi Covid-19 Percepat Pemanfaatan Kecerdasan Buatan

Teknologi kecerdasan buatan akan memberikan manfaat bagi masyarakat di negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

NASIONAL | 24 November 2020

KPK Awasi 137 Aset Bermasalah Senilai Rp 2,3 Triliun di Banten

KPK melakukan monitoring dan pengawasan langsung terkait aset-aset negara yang bermasalah di wilayah Provinsi Banten senilai Rp 2,3 triliun.

NASIONAL | 24 November 2020

Kapolri Apresiasi Korlantas Gelar IT Road Safety Expo 2020

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, mengapresiasi Korlantas Polri yang menyelenggarakan IT Road Safety Expo 2020, Selasa (24/11/2020), di Korlantas Polri, Jakarta.

NASIONAL | 24 November 2020

Polri Matangkan Gelar Perkara Massa Rizieq

Penyidik juga masih mengevaluasi hasil klarifikasi dan pengumpulkan barang bukti serta analisis terkait hasil digital forensik.

NASIONAL | 24 November 2020

Sultan HB X Minta Pembukaan Sekolah Jangan Terburu-buru

Sultan HB X mengatakan pembelajaran tatap muka di sekolah di DIY memang dimungkinkan dimulai pada Februari 2021 bersamaan awal semester genap.

NASIONAL | 24 November 2020

PGRI: Guru Honorer Perlu Diberikan Kesempatan Jadi ASN

PGRI mengapresiasi pemerintah daerah yang merespon perjuangan PGRI diberbagai daerah dengan memberikan perhatian pada peningkatan kesejahteraan guru honorer.

NASIONAL | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS