Logo BeritaSatu

Jerman Desak Hungaria Sepakati Embargo Minyak Rusia

Rabu, 25 Mei 2022 | 07:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Davos, Beritasatu.com- Jerman mendesak Hungaria menyepakati embargo minyak Rusia. Seperti dilaporkan CNN, Senin (23/5/2022), keputusasaan Jerman atas penolakan beberapa negara Eropa terhadap embargo minyak Rusia terungkap pada Senin (23/5).

"Kami telah melihat yang terburuk di Eropa [di] bahwa hanya beberapa negara yang menghalangi pembangunan,” keluh Menteri Ekonomi Jerman, Robert Habeck, kepada panel di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.

Habeck mengakui bahwa ketergantungan setiap negara Uni Eropa pada minyak mentah Rusia berbeda, dan akomodasi harus dibuat. Dia mengharapkan Hungaria untuk menerima "pengecualian khusus" dalam embargo minyak yang akan datang.

"Tetapi, dengan mengatakan itu, saya mengharapkan semua orang - juga Hungaria - bahwa mereka bekerja untuk menemukan solusi dan tidak mengatakan 'OK kami memiliki pengecualian dan kemudian kami akan berbaring dan membangun kemitraan kami dengan Putin'," katanya pada pertemuan itu.

Pada Senin, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak negara-negara untuk menjatuhkan sanksi "maksimum" terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina, termasuk embargo minyak penuh.

Dalam pidato video di forum tersebut, Zelensky menambahkan bahwa masyarakat internasional harus siap menggunakan sanksi secara preventif, bukan hanya untuk menanggapi ancaman invasi Rusia di masa depan.

Uni Eropa telah setuju untuk menghapus impor batu bara Rusia, tetapi embargo minyak jauh lebih kontroversial. Menurut Komisi Eropa, sekitar 27% dari impor minyak Eropa berasal dari Rusia tahun lalu.

Tetapi beberapa negara Eropa timur, termasuk Hungaria, Slovakia, dan Republik Ceko, sangat bergantung pada minyak Rusia yang dikirim melalui pipa, dan hanya memiliki sedikit alternatif langsung.

Pada awal Mei, Zoltan Kovacs, juru bicara Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, mengatakan blok tersebut telah menawarkan negaranya satu tahun ekstra untuk menghentikan minyak Rusia, tetapi Hungaria berpendapat perlu lebih banyak waktu.

Embargo Eropa penuh atas gas Rusia akan lebih sulit dicapai daripada yang menargetkan minyak. Sekitar 45% impor gas Eropa berasal dari Rusia pada tahun 2021, menurut IEA.

"Periode terpendek, kami sudah jelas tentang itu, perusahaan minyak kami sudah jelas tentang itu, adalah tiga hingga lima tahun," kata Kovacs kepada CNN.

Menurut Badan Energi Internasional, sekitar 40% minyak impor Hungaria berasal dari Rusia tahun lalu.

“Jerman, ekonomi terbesar Eropa, sangat rentan. Rusia menyumbang sekitar 55% dari impor gasnya sebelum perang, tetapi Jerman telah mengurangi bagiannya menjadi 35%,” kata Habeck bulan lalu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Heat Stroke Jemaah Haji

Kemenkes memanfaatkan teknologi carbon cool yang didesain menjadi rompi penurun suhu untuk penanganan kasus heat stroke pada haji di Arafah.

NEWS | 28 Juni 2022

RUU KIA Bisa Jadi Pedang Bermata 2 bagi Perempuan Pekerja

Penggiat keseteraan gender yang juga perempuan pengusaha menilai RUU KIA bisa jadi pedang bermata dua.

NEWS | 28 Juni 2022

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga

Menteri BUMN Erick Thohir akan menggarap revitalisasi Kota Tua di kawasan Jakarta Utara, tahun depan.

NEWS | 28 Juni 2022

Jika Mangkir Lagi, Iko Uwais Akan Dijemput Paksa Polisi

Polda Metro Jaya meminta aktor laga Iko Uwais bersikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum. Jika mangkir lagi, Iko Uwais akan dijemput paksa.

NEWS | 27 Juni 2022

Jateng Rawan Bencana, Taj Yasin Minta PMI dan BPBD Tingkatkan Sinergisitas

Taj Yasin Maimoen meminta Palang Merah Indonesia meningkatkan sinergisitas dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota.

NEWS | 27 Juni 2022

Bakamla RI Buka Pelatihan Terkoordinasi VBSS Internasional

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr Aan Kurnia membuka pelatihan terkoordinasi VBSS Internasional

NEWS | 27 Juni 2022

HUT Ke-6, PYC Bedah Buku "Politik Energi: Teori dan Aplikasi"

Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) merayakan ulang tahun ke-6 dengan menggelar soft launching dan bedah buku “Politik Energi: Teori dan Aplikasi”

NEWS | 27 Juni 2022

BPOM Berharap Vaksin Merah Putih Didaftarkan ke WHO

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito berharap vaksin Merah Putih didaftarkan ke Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

NEWS | 27 Juni 2022

Warga Sipil Korban Tembak KKB di Deiyai Papua Diterbangkan ke Sulsel

Jenazah Muhammad Jainal (29), korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Deiyai, Papua, diberangkatkan ke kampung halamannya.

NEWS | 27 Juni 2022

Puan: Sosialisasi Pembelian Migor Curah dengan PeduliLindungi Harus Gencar

Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah menyosialisasikan pembelian minyak goreng (migor) curah dengan aplikasi PeduliLindungi secara masif.

NEWS | 27 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Indonesia dan Inggris Sepakat Perkuat Kerja Sama EBT dan Pangan

Indonesia dan Inggris Sepakat Perkuat Kerja Sama EBT dan Pangan

EKONOMI | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings