Logo BeritaSatu

Amnesty Tuding Pasukan Ukraina Bahayakan Warga Sipil

Jumat, 5 Agustus 2022 | 07:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kyiv, Beritasatu.com- Amnesty International menuding pasukan Ukraina telah membahayakan warga sipil. Seperti dilaporkan RT, Kamis (4/8/2022), Amnesty menyatakan pasukan Ukraina secara rutin menggunakan sekolah dan rumah sakit sebagai pangkalan militer.

“Pasukan Ukraina tampaknya memiliki pola penempatan pasukan dan kendaraan militer di daerah pemukiman, termasuk menggunakan rumah sakit sebagai pangkalan militer de facto,” kata Amnesty, Kamis (4/8).

LSM hak asasi manusia tersebut menilai tindakan semacam itu melanggar hukum humaniter internasional dan membahayakan nyawa warga sipil.

Tuduhan itu didasarkan pada penelitian yang dilakukan Amnesty antara April dan Juli di timur Ukraina. Di 19 kota dan desa, ditemukan bukti bahwa pasukan Ukraina melancarkan serangan dari dalam daerah pemukiman. Dalam beberapa kasus pasukan Ukraina menjadi sasaran serangan balasan Rusia, beberapa di antaranya membunuh warga sipil.

Di 22 dari 29 sekolah yang dikunjungi, Amnesty menemukan bukti aktivitas militer saat ini atau sebelumnya. Di lima lokasi mereka menyaksikan pasukan Ukraina menggunakan rumah sakit sebagai pangkalan, yang merupakan “pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional.”

“Kami telah mendokumentasikan pola pasukan Ukraina yang menempatkan warga sipil dalam risiko dan melanggar hukum perang ketika mereka beroperasi di daerah berpenduduk,” kata Agnes Callamard, Sekretaris Jenderal Amnesty International.

Menurut Amnesty, sebagian besar wilayah pemukiman yang diperiksa berada jauh dari garis depan, dan ada alternatif yang layak untuk penempatan militer. Kelompok hak asasi mengatakan "tidak sadar" bahwa Ukraina mencoba mengevakuasi warga sipil dari daerah itu, seperti yang dipersyaratkan di bawah aturan perang internasional.

“Berada dalam posisi defensif tidak membebaskan militer Ukraina dari menghormati hukum humaniter internasional. Militer tidak boleh menggunakan rumah sakit untuk terlibat dalam peperangan dan hanya boleh menggunakan sekolah atau rumah sipil sebagai upaya terakhir ketika tidak ada alternatif yang layak,” tambahnya.

Amnesty mencatat bahwa di beberapa tempat, di mana mereka menilai bahwa pasukan Rusia melakukan serangan tanpa pandang bulu yang melanggar hukum di daerah pemukiman, tidak menemukan bukti kehadiran pasukan Ukraina.

“Penggunaan militer Ukraina yang melanggar hukum atas objek sipil dengan cara apa pun tidak membenarkan serangan Rusia yang tidak pandang bulu,” tegasnya.

Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan bahwa Rusia telah sering menyoroti metode yang dijelaskan oleh Amnesty dan telah berulang kali melaporkan bahwa Ukraina menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.

Moskwa mengklaim tidak pernah menargetkan situs sipil, bertentangan dengan tuduhan yang datang dari Kyiv. Rusia mengambil setiap tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko bagi warga sipil ketika menyerang pasukan Ukraina di kota-kota dan desa-desa.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Biden Anugerahi Medali Kemanusiaan pada Elton John

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (23/9/2022) memberi Sir Elton John Medali Kemanusiaan Nasional.

NEWS | 25 September 2022

Temukan "Harta Karun Batavia", Ini yang Akan Dilakukan MRT

MRT Jakarta berusaha menyelamatkan dan memastikan agar cagar budaya tersebut tidak rusak dan bisa selamat.

NEWS | 25 September 2022

BBM Naik Bukan Hambatan Wisatawan, Jalur Puncak Tetap Macet

Pascakenaikan harga BBM naik, arus kendaraan di kawasan Jalur Puncak terpantau macet di beberapa titik.

NEWS | 25 September 2022

Bangkitkan Wisata, Perusahaan Ini Donasikan Cat untuk Pecinan Kembang Jepun

Wisata Pecinan Kembang Jepun merupakan representasi kembalinya budaya Arek yang lekat dengan nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang kuat.

NEWS | 25 September 2022

Momen "Kalibata Fashion Week" ala Puan Maharani dan Cak Imin

Puan Maharani bersama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sempat berjalan di zebra cross ala catwalk fashion week.

NEWS | 25 September 2022

Zelensky Klaim Ukraina Kehilangan 50 Tentara Per Hari

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina kehilangan 50 tentara per hari.

NEWS | 25 September 2022

Tawa Puan Ketika Johan Budi Sebut Dewan Kolonel Saat Ziarah

Puan Maharani tertawa terhadap celetukan Johan Budi soal Dewan Kolonel ketika ziarah bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

NEWS | 25 September 2022

Swedia Catat Tahun Kekerasan Senjata Paling Mematikan

Swedia mencatat tahun kekerasan senjata paling mematikan. Sejumlah 48 orang sejauh ini telah ditembak mati di Swedia pada tahun 2022.

NEWS | 25 September 2022

Iran Ancam Respons Balasan untuk Ukraina setelah Dubes Diusir

Iran menjanjikan respons balasan yang tepat untuk Ukraina atas tindakan pengusiran duta besarnya.

NEWS | 25 September 2022

Wapres Ma'ruf Amin Akan Hadiri Pemakaman Shinzo Abe

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berangkat ke Tokyo, Jepang, untuk menghadiri prosesi pemakaman kenegaraan mantan PM Jepang Shinzo Abe.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Biden Anugerahi Medali Kemanusiaan pada Elton John

Biden Anugerahi Medali Kemanusiaan pada Elton John

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings