Logo BeritaSatu

Ukraina Peringatkan Bahaya Bom Atom di Pembangkit Nuklir

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kyiv, Beritasatu.com- Ukraina memperingatkan bahaya bom atom di pembangkit listrik tenaga nuklir (NPP) Zaporizhzhia pada Jumat (5/8/2022). Seperti dilaporkan Newsweek, Sabtu (6/8), serangan Rusia terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir bisa disamakan dengan pengunaan bom atom.

Rusia melancarkan invasi ke negara Eropa Timur pada akhir Februari, mengklaim itu untuk "membebaskan" wilayah Donbas yang separatis dan menyingkirkan pemerintah Ukraina dari Nazi—meskipun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky adalah orang Yahudi.

Lebih dari lima bulan perang, pertahanan Ukraina yang lebih kuat dari yang diantisipasi telah memaksa pertempuran dipusatkan di Ukraina Timur, yang merupakan lokasi fasilitas nuklir terbesar di Eropa, PLTN Zaporizhzhia.

Kekhawatiran militer Rusia dapat menyebabkan kerusakan pada pabrik, sehingga meningkatkan risiko krisis nuklir, telah berlangsung sejak Maret. Saat itu, pasukan Moskwa merebut pabrik dan penembakan dimulai. Kekhawatiran ini diperbarui pada hari Jumat ketika pasukan diduga menembaki pabrik itu lagi.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengutuk dugaan penembakan itu. Sejak invasi Rusia, Kementerian memperingatkan bahwa setiap tindakan yang diambil terhadap rencana tersebut bisa memiliki efek yang berpotensi menghancurkan.

"Konsekuensi yang mungkin terjadi dari menabrak reaktor yang beroperasi setara dengan penggunaan bom atom," tulis kementerian itu, seraya menambahkan bahwa Rusia memindahkan truk militer dan SUV yang diisi dengan senjata ke pabrik awal bulan ini.

Kementerian menyatakan penembakan yang diduga menyebabkan kerusakan pada jalur pasokan tegangan tinggi pembangkit. Serangan juga merusak stasiun nitrogen-oksigen pabrik dan "bangunan tambahan gabungan," menurut perusahaan tenaga nuklir negara Ukraina Energoatom.

“Serangan itu juga menyebabkan risiko kebocoran hidrogen, percikan zat radioaktif, dan bahaya kebakaran yang tinggi,” kata perusahaan itu.

Zelensky mengatakan dalam pidato nasional bahwa setiap penembakan terhadap fasilitas itu adalah "kejahatan yang terbuka dan kurang ajar."

“Rusia harus bertanggung jawab atas fakta menciptakan ancaman terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir,” tambahnya.

Tindakan Rusia di PLTN telah menarik kecaman internasional. Pada bulan-bulan setelah invasi Rusia, para pemimpin dunia lainnya telah menyuarakan keprihatinan tentang kurangnya pembenaran untuk invasi serta laporan seputar kejahatan perang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rusia Klaim Ratusan Tentara Asing Tewas di Ukraina

Rusia mengklaim ratusan tentara asing tewas di Ukraina. Moskwa mengumumkan tentara bayaran tersingkir dalam serangan rudal di pusat penyebaran.

NEWS | 25 September 2022

Satu dari Lima Pemuda Perkotaan Tiongkok Menganggur

Satu dari lima pemuda di Perkotaan Tiongkok dalam status menganggur. Tingkat pengangguran telah berulang kali mencapai level tertinggi baru tahun 2022.

NEWS | 25 September 2022

Biden Anugerahi Medali Kemanusiaan pada Elton John

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (23/9/2022) memberi Sir Elton John Medali Kemanusiaan Nasional.

NEWS | 25 September 2022

Temukan "Harta Karun Batavia", Ini yang Akan Dilakukan MRT

MRT Jakarta berusaha menyelamatkan dan memastikan agar cagar budaya tersebut tidak rusak dan bisa selamat.

NEWS | 25 September 2022

BBM Naik Bukan Hambatan Wisatawan, Jalur Puncak Tetap Macet

Pascakenaikan harga BBM naik, arus kendaraan di kawasan Jalur Puncak terpantau macet di beberapa titik.

NEWS | 25 September 2022

Bangkitkan Wisata, Perusahaan Ini Donasikan Cat untuk Pecinan Kembang Jepun

Wisata Pecinan Kembang Jepun merupakan representasi kembalinya budaya Arek yang lekat dengan nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang kuat.

NEWS | 25 September 2022

Momen "Kalibata Fashion Week" ala Puan Maharani dan Cak Imin

Puan Maharani bersama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sempat berjalan di zebra cross ala catwalk fashion week.

NEWS | 25 September 2022

Zelensky Klaim Ukraina Kehilangan 50 Tentara Per Hari

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina kehilangan 50 tentara per hari.

NEWS | 25 September 2022

Tawa Puan Ketika Johan Budi Sebut Dewan Kolonel Saat Ziarah

Puan Maharani tertawa terhadap celetukan Johan Budi soal Dewan Kolonel ketika ziarah bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

NEWS | 25 September 2022

Swedia Catat Tahun Kekerasan Senjata Paling Mematikan

Swedia mencatat tahun kekerasan senjata paling mematikan. Sejumlah 48 orang sejauh ini telah ditembak mati di Swedia pada tahun 2022.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dituduh Rasis, McDonald's Dituntut Rp 150 Triliun

Dituduh Rasis, McDonald's Dituntut Rp 150 Triliun

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings