Logo BeritaSatu

Polisi Pastikan Selidiki Pohon Koka di Kebun Raya Bogor

Senin, 8 Agustus 2022 | 23:17 WIB
Oleh : Vento Saudale / FFS

Bogor, Beritasatu.com - Polresta Bogor menyelidiki keberadaan pohon koka di Kebun Raya Bogor (KRB). Berdasarkan penyelidikan terdapat dua jenis tanaman koka, namun diketahui bukan jenis Erythroxylum penghasil biji koka sebagai bahan dasar kokain di Kebun Raya Bogor.

Kepala Reserse Narkoba Polresta Bogor Kompol Agus Susanto dalam keterangannya menuturkan, penyelidikan berdasarkan pernyataan tersangka pengekspor biji kokain berinisial SDS (51) yang diamankan oleh Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

"Berdasarkan pernyataan tersangka SDS yang diamankan di Bandara Soekarno Hatta, mengatakan bahwa biji koka sebagai bahan dasar kokain didapat salah satunya dari Kebun Raya Bogor," kata Agus, Senin (8/8/2022).

Penyelidikan polisi di KRB didampingi pekerja KRB bagian koleksi dan pembibitan. Sambil memperlihatkan kepada polisi, pihak KRB menjelaskan, di Kebun Raya Bogor hanya mempunyai tanaman yang bernama Erythroxylum novogranatense (Amerika Selatan) dan Erythrocylum cuneatum (lokal Indonesia).

"Sejarah pohon tersebut ada di KRB hasil pertukaran biji antara Kebun Raya Bogor dengan Kebun Raya Kongo Belgia pada 1927 dan setahun setelahnya mulai ditanam di KRB," kata Agus.

Dikatakan, dua jenis tanaman koka yakni Erythroxylum novogranatense dan Erythroxylum cuneatum adalah famili dengan tanaman koka Erythroxylum yang merupakan tanaman dari Amerika Selatan yang digunakan bahan dasar narkotika kokain.

"Tanaman koka Erythroxylum atau penghasil biji koka untuk bahan dasar kokain berasal dari Amerika Selatan dan itu tidak ada di Kebun Raya Bogor," terang Agus.

Saat ini, lanjutnya, Kebun Raya Bogor hanya memiliki jenis Erythroxylum cuneatum dan jenis Erythroxylum novogranatense yang dalam keadaan kering dan mati.

Sebelumnya, penyelundup biji kokain yang dicokok polisi, SDS (51), mengaku menanam pohon koka sejak tahun 2003. SDS mengaku awalnya mendapat biji koka dari Kebun Raya Bogor.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan dalam keterangannya menyatakan barang bukti tersebut didapatkan pelaku dari hasil menanam tanaman koka yang bisa tumbuh besar di rumahnya sejak tahun 2003.

"Tersangka awalnya bisa menanam pohon koka dari biji koka yang dia dapatkan dari mengambil biji-biji koka dari tanaman pohon koka di area terbuka Kebun Raya Bogor," ujar Zulfan.

Tak hanya dari Kebun Raya Bogor, SDS pun mengeklaim mendapat biji kokain dari Kebun Balitro Lembang, Bandung, Jawa Barat. Kemudian biji kokain ini ditanam di kediamannya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Inovasi Pendidikan Vokasi Untuk Kendaraan Listrik Indonesia Akan Terus Ditingkatkan

Inovasi-inovasi nyata karya anak bangsa untuk menangani krisis iklim semakin terakselerasi cepat, mulai dari tingkat SMK hingga perguruan tinggi.

NEWS | 7 Desember 2022

Wapres: Perlu Kerja Bersama Turunkan Angka Stunting di Indonesia

Wapres KH Ma'ruf Amin menegaskan perlu kerja bersama yang makin intens antara semua stakeholder dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

NEWS | 7 Desember 2022

Destinasi Wisata di Nusa Penida Disiapkan Secara Optimal

Destinasi wisata Kepulauan Nusa Penida, Klungkung disiapkan secara optimal karena memiliki pemandangan alam yang indah yang dapat dinikmati oleh wisatawan.

NEWS | 7 Desember 2022

Drone Serang Pangkalan Udara Rusia, Analis: Sistem Pertahanan Gagal

Dua serangan drone di pangkalan udara di dalam wilayah Rusia telah membuat Moskwa mendapat pukulan besar.

NEWS | 7 Desember 2022

Musra XIX Digelar di DIY Awal Tahun Depan

Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY bakal menjadi tuan rumah Musyawarah Rakyat alias Musra ke XIX bulan Januari tahun depan.

NEWS | 7 Desember 2022

Al Jazeera Ajukan Kasus Shireen Abu Akleh ke Pengadilan Internasional

Al Jazeera telah mengajukan kasus pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh, yang ditembak di kepala saat meliput serangan Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional.

NEWS | 7 Desember 2022

Ganjar Pranowo dan Cerita Dapur Megawati di Kebagusan

Ganjar Pranowo mengaku banyak mendapat ilmu dan pengalaman politik di dapur rumah Megawati Soekarno Putri di Kebagusan, Jakarta Selatan.

NEWS | 7 Desember 2022

7 Desember, Polda Metro Uji Coba Tilang Elektronik Mobile

Polda Metro Jaya uji coba penindakan menggunakan sistem tilang elektronik mobile atau electronic traffic law enforcement/ETLE mobile mulai 7 Desember

NEWS | 6 Desember 2022

KKB Tembak Mati 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Papua

KKB tembak mati tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

NEWS | 6 Desember 2022

Ganjar: Pemanfaatan Medsos Penting bagi Pemimpin Masa Kini

Ganjar Pranowo membeberkan pentingnya pemanfaatan medsos bagi pemimpin masa kini.  Medsos sangat penting untuk menjangkau banyak masyarakat.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Di Bawah US$ 80, Minyak Jatuh ke Level Prakrisis Ukraina

Di Bawah US$ 80, Minyak Jatuh ke Level Prakrisis Ukraina

EKONOMI | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE