Logo BeritaSatu

Risiko Timbulnya Bencana di PLTN Ukraina Meningkat Setiap Hari

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:45 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Kyiv, Beritasatu.com - Risiko terjadi bencana di PLTN terbesar di Eropa di Zaporizhzhia meningkat setiap hari, setelah Ukraina dan Rusia saling menyalahkan atas insiden penembakan baru di sekitar fasilitas itu, Minggu (14/8/2022).

Pabrik Zaporizhzhia di tenggara Ukraina telah diduduki oleh pasukan Rusia sejak Maret, dan Kyiv menuduh Moskwa menempatkan ratusan tentara dan menyimpan senjata di sana.

Serangan di fasilitas nuklir tersebut telah mendapat kecaman berulang kali dalam seminggu terakhir, meningkatkan momok bencana nuklir.

"Apa yang terjadi di sana adalah terorisme nuklir, dan itu bisa berakhir tak terduga setiap saat," kata Dmytro Orlov, wali kota Energodar tempat PLTN itu berada.

"Risikonya meningkat setiap hari," katanya kepada AFP melalui telepon dari kota Zaporizhzhia yang dikuasai Ukraina.

Dia mengatakan ada tembakan mortir di pabrik "setiap hari".

"Situasinya berbahaya, dan yang paling mengkhawatirkan adalah tidak ada proses de-eskalasi," tambahnya.

Baca selanjutnya
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia melakukan "pemerasan" nuklir dan menggunakan ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Usut Tragedi Kanjuruhan, Itsus dan Propam Periksa 18 Polisi

Inspektorat Khusus (Itsus) dan Divisi Propam Polri memeriksa 18 anggota Polri berkaitan dengan tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polri Dalami Penggunaan Gas Air Mata

Polri saat ini tengah mendalami penerapan prosedur tetap (protap) pengunaan gas air mata untuk membubarkan massa di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Andika Akan Sanksi Pidana Oknum Prajurit TNI yang Diduga Tendang Suporter

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan oknum prajurit TNI yang diduga menendang suporter dalam tragedi Kanjuruhan, bakal disanksi pidana.

NEWS | 3 Oktober 2022

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Rp 86,5 Triliun Surya Darmadi Dilanjutkan

Eksepsi atau keberatan bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat.

NEWS | 3 Oktober 2022

Evaluasi Total Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Minta Menpora Panggil PSSI

Menko Polhukam Mahfud MD meminta Menpora Zainudin Amali untuk segera memanggil Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

NEWS | 3 Oktober 2022

Elektabilitas Puan Meningkat, Serangan Buzzer Tak Berpengaruh

Elektabilitas Puan Maharani berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, terus meningkat.

NEWS | 3 Oktober 2022

Surya Paloh Beri Otoritas Penuh kepada Anies Tentukan Cawapres

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan otoritas penuh kepada Anies Baswedan untuk memilih sendiri calon wakil presiden (cawapres).

NEWS | 3 Oktober 2022

Rasa Syukur Disabilitas Terima SK Non-ASN dari Gubernur Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan surat keputusan non-ASN Pemprov Sulsel kepada 12 orang penyandang disabilitas.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rawat Korban Tragedi Kanjuruhan, Menkes Diminta Tak Persoalkan Biaya

Menkes Budi Gunadi Sadikin diminta tidak mempersoalkan biaya dalam merawat korban tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Surya Paloh Jelaskan Alasan Nasdem Usung Anies Baswedan

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menjelaskan alasan pihaknya memilih mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024. 

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Inflasi September 1,17%, Ini Komoditas Penyumbangnya

Inflasi September 1,17%, Ini Komoditas Penyumbangnya

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings