Logo BeritaSatu

Rusia Beli Jutaan Amunisi Roket dan Peluru dari Korea Utara

Selasa, 6 September 2022 | 19:21 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Rusia membeli jutaan amunisi roket dan peluru dari Korea Utara. Seperti dilaporkan The Guardian, Selasa (6/9/2022), pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) mengatakan kesepakatan itu menunjukkan Rusia mulai menghadapi kekurangan amunisi saat invasi ke Ukraina terus berlanjut.

Pada Senin (5/9), seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan fakta kementerian pertahanan Rusia telah beralih ke Pyongyang menunjukkan bahwa "militer Rusia terus menderita kekurangan pasokan yang parah di Ukraina, sebagian karena kontrol ekspor dan sanksi".

Pejabat intelijen AS percaya bahwa Rusia dapat mencoba untuk memperoleh tambahan peralatan militer Korea Utara di masa depan. Temuan intelijen pertama kali dilaporkan oleh New York Times.

Pejabat AS itu tidak mengungkapkan secara pasti berapa banyak persenjataan yang ingin dibeli Rusia dari Korea Utara.

Temuan itu muncul setelah pemerintahan Biden mengonfirmasi bahwa militer Rusia menerima pengiriman drone buatan Iran pada Agustus untuk digunakan di medan perang di Ukraina.

Pekan lalu, Gedung Putih menyatakan Rusia telah menghadapi masalah teknis dengan drone Mohajer-6 dan seri Shahed. Drone tersebut dibeli sebagai bagian dari apa yang menurut pemerintah Biden kemungkinan akan menjadi bagian dari rencana Rusia untuk memperoleh ratusan kendaraan udara nirawak Iran untuk digunakan dalam perang Ukraina.

Pada Senin, Yuriy Ignat, juru bicara angkatan udara Ukraina, mengatakan drone buatan Iran dapat membawa amunisi tiga kali lebih banyak daripada Bayaktar buatan Turki yang digunakan oleh pasukan Ukraina. Dia meyakini pertahanan udara Ukraina mampu menembak jatuh mereka.

“Satu-satunya hal yang perlu (diperhitungkan) adalah bahwa ini adalah drone pemogokan modern. Tetapi kami tidak tahu kualitas produksinya, karena Iran (membuatnya) dari bagian selundupan, karena negara itu dikenai sanksi, ”kata Ignat dalam satu penampilan di Espreso TV Ukraina.

“Mari berharap (drone) tidak dibuat dengan sangat baik dan senjata antipesawat kita akan menembak jatuh mereka seperti semua musuh (drone) lainnya.”

Setiap penjualan senjata ke Rusia oleh Korea Utara akan menjadi pelanggaran terhadap resolusi PBB yang melarang Pyongyang mengekspor atau mengimpor senjata dari negara lain.

Korea Utara telah berusaha untuk memperkuat hubungan dengan Rusia karena sebagian besar Eropa dan Barat telah menarik diri. Rezim telah menyalahkan AS atas krisis Ukraina dan mengklaim "kebijakan hegemonik" barat membenarkan tindakan militer Rusia di Ukraina untuk melindungi dirinya sendiri.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, baru-baru ini bertukar surat di mana mereka menyerukan kerja sama “komprehensif” dan “strategis dan taktis” antara kedua negara.

Moskwa juga bergabung dengan Korea Utara dalam mengutuk dimulainya kembali latihan militer gabungan skala besar bulan lalu yang melibatkan AS dan Korea Selatan, yang dipandang Pyongyang sebagai latihan untuk invasi.

Bersama dengan Tiongkok, Rusia telah menyerukan pelonggaran sanksi PBB yang dijatuhkan sebagai tanggapan untuk uji coba nuklir dan rudal balistik Korea Utara.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wapres: Perlu Kerja Bersama Turunkan Angka Stunting di Indonesia

Wapres KH Ma'ruf Amin menegaskan perlu kerja bersama yang makin intens antara semua stakeholder dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

NEWS | 7 Desember 2022

Destinasi Wisata di Nusa Penida Disiapkan Secara Optimal

Destinasi wisata Kepulauan Nusa Penida, Klungkung disiapkan secara optimal karena memiliki pemandangan alam yang indah yang dapat dinikmati oleh wisatawan.

NEWS | 7 Desember 2022

Drone Serang Pangkalan Udara Rusia, Analis: Sistem Pertahanan Gagal

Dua serangan drone di pangkalan udara di dalam wilayah Rusia telah membuat Moskwa mendapat pukulan besar.

NEWS | 7 Desember 2022

Musra XIX Digelar di DIY Awal Tahun Depan

Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY bakal menjadi tuan rumah Musyawarah Rakyat alias Musra ke XIX bulan Januari tahun depan.

NEWS | 7 Desember 2022

Al Jazeera Ajukan Kasus Shireen Abu Akleh ke Pengadilan Internasional

Al Jazeera telah mengajukan kasus pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh, yang ditembak di kepala saat meliput serangan Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional.

NEWS | 7 Desember 2022

Ganjar Pranowo dan Cerita Dapur Megawati di Kebagusan

Ganjar Pranowo mengaku banyak mendapat ilmu dan pengalaman politik di dapur rumah Megawati Soekarno Putri di Kebagusan, Jakarta Selatan.

NEWS | 7 Desember 2022

7 Desember, Polda Metro Uji Coba Tilang Elektronik Mobile

Polda Metro Jaya uji coba penindakan menggunakan sistem tilang elektronik mobile atau electronic traffic law enforcement/ETLE mobile mulai 7 Desember

NEWS | 6 Desember 2022

KKB Tembak Mati 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Papua

KKB tembak mati tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

NEWS | 6 Desember 2022

Ganjar: Pemanfaatan Medsos Penting bagi Pemimpin Masa Kini

Ganjar Pranowo membeberkan pentingnya pemanfaatan medsos bagi pemimpin masa kini.  Medsos sangat penting untuk menjangkau banyak masyarakat.

NEWS | 6 Desember 2022

Foto Prewedding, Kaesang Sempat Kabur Saat Mau Didandani Rama Jee

Make up Artist (MUA) Rama Jee mengaku, Kaesang Pangarep sempat kabur saat akan didandani untuk foto prewedding.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pascacabut Izin, OJK Kejar Aset dan Gugat Pemilik Wanaartha

Pascacabut Izin, OJK Kejar Aset dan Gugat Pemilik Wanaartha

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE