Logo BeritaSatu

Didakwa Rugikan Negara Puluhan Triliun, Surya Darmadi: Saya Dituduh Korupsi

Kamis, 8 September 2022 | 17:33 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com – Bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng mengeklaim tidak melakukan korupsi seperti yang didakwakan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung). Bahkan, Surya Darmadi menyebut dirinya telah dituduh melakukan korupsi.

Diketahui, jaksa mendakwa Surya Darmadi alias Apeng melakukan tindak pidana dan pencucian uang terkait penyerobotan lahan untuk membuka lahan sawit di Indragiri Hulu, Riau oleh PT Duta Palma Group. Jaksa menyebut perbuatan Surya Darmadi tersebut telah merugikan keuangan negara senilai Rp 4,9 triliun, dan merugikan perekonomian negara sekitar Rp 73,9 triliun.

Selain itu, perkara tersebut telah memperkaya Surya Darmadi dengan total sebesar Rp 7,7 triliun. Dengan demikian, jaksa menyebut kerugian akibat dugaan korupsi Surya Darmadi mencapai Rp 86,5 triliun.

“Saya enggak korupsi, saya tidak korupsi, saya dituduh korupsi. Lahan saya sudah ada HGU (hak guna usaha), ada izin,” kata Apeng usai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Apeng meminta keadilan terkait kasus yang tengah menjeratnya kali ini. Dia menegaskan, lahannya sudah memiliki HGU, sehingga sudah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, dia juga menolak tudingan jaksa terkait kerugian negara pada kasus dugaan korupsi yang diperbuatnya. Jaksa diketahui mendakwa Apeng telah merugikan negara puluhan triliun rupiah. Dia mengaku tidak mengerti terkait kerugian negara di kasusnya yang berganti-ganti.

"Saya tolak. Kebun saya cuma Rp 4 triliun, didenda Rp 78 (triliun) terus Rp 104 (triliun), kemudian tadi dakwaan Rp 73,9 (triliun). Saya lihat angkanya saya setengah gila," ujar Apeng.

Dalam kasus ini, Apeng didakwa melakukan korupsi yang menyebabkan kerugian perekonomian negara sekitar Rp 73,9 triliun atau Rp 73.920.690.300 ribu. Korupsi terkait penyerobotan lahan untuk perkebunan sawit oleh perusahaan Apeng itu dilakukan bersama eks Bupati Indragiri Hulu Raja Thamsir Rachman.

Apeng disebut telah memperkaya dirinya sebesar Rp 7.593.068.204.327 dan US$ 7.885.857. Dia juga didakwa merugikan keuangan negara Rp 4.798.706.951.640,00 dan US$ 7.885.857,36. Total kerugian di kasus ini senilai Rp 86.547.386.723.891.

Apeng didakwa dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PWNU Jabar: Khilafah Hanya Cara Adu Domba untuk Tujuan Politik

PWNU Jabar menyatakan, argumen khilafah yang diusung oleh kelompok tertentu hanya cara untuk mengadu domba guna mewujudkan tujuan politik.

NEWS | 6 Desember 2022

Ricky Rizal Dianggap Berbohong dalam Sidang, Ini Respons Kuasa Hukum

Ricky Rizal ditegur Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ricky Rizal dinilai berbohong

NEWS | 6 Desember 2022

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan wisata dalam negeri saat libur nataru.

NEWS | 6 Desember 2022

Kuat Ma'ruf Mengaku Sempat Takut Ditembak Ferdy Sambo

Kuat Ma'ruf mengaku sempat takut ditembak Ferdy Sambo saat terjadinya pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 5 Desember 2022

Komisi III Minta Polisi Tindak Tegas dan Berantas Gangster

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan memberantas gangster.

NEWS | 5 Desember 2022

Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina, Gus Miftah Minta Maaf

Pendakwah Gus Miftah menyatakan permohonan maafnya karena tak bisa hadir dalam acara resepsi pernikahan yang akan digelar pasangan Kaesang-Erina.

NEWS | 5 Desember 2022

Erupsi Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tak Terdampak

Aktivitas penerbangan di Bandara Lombok, NTB hingga saat ini tidak terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

NEWS | 6 Desember 2022

Ubah Keterangan, Ricky Rizal Sebut Ferdy Sambo Tak Gunakan Sarung Tangan

Ricky Rizal mengubah keterangan bahwa terdakwa Ferdy Sambo tidak menggunakan sarung tangan ketika terjadi penembakan terhadap Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022

Ganjar Targetkan 100 Persen Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jateng

Saat ini ada sekitar 103 MPP di Indonesia dan 22 di antaranya di area Jateng. Ditargetkan, sebanyak 13 wilayah di Jateng akan punya MPP tidak lama lagi.

NEWS | 5 Desember 2022

PMI Dirikan 500 Huntara untuk Warga Korban Gempa Cianjur

PMI membangun hunian sementara (huntara) bagi korban gempa Cianjur di tiga desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Spanyol Latihan 1.000 Penalti Sebelum Piala Dunia 2022

Spanyol Latihan 1.000 Penalti Sebelum Piala Dunia 2022

SEMESTA BOLA 2022 | 23 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE