Logo BeritaSatu

Produksi Senjata Barat Ditingkatkan saat Ukraina Kehabisan Persediaan

Selasa, 13 September 2022 | 13:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Produksi senjata Barat ditingkatkan saat Ukraina kehabisan persediaan karena menghadapi invasi Rusia. Seperti dilaporkan AFP, Senin (12/9/2022), pemerintah Barat memobilisasi produsen senjata untuk meningkatkan produksi dan mengisi kembali persediaan yang sangat berkurang.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin minggu ini mengumumkan pertemuan direktur senior persenjataan nasional dari negara-negara sekutu untuk membuat rencana jangka panjang untuk memasok Ukraina dan membangun kembali cadangan senjata mereka sendiri.

“Mereka akan membahas bagaimana pangkalan industri pertahanan kami dapat melengkapi pasukan masa depan Ukraina dengan kemampuan yang mereka butuhkan,” katanya pada pertemuan di Pangkalan Angkatan Udara Ramstein di Jerman dari Grup Kontak Ukraina, 50 negara yang saat ini mendukung upaya perang.

Pada Jumat, kepala akuisisi senjata Pentagon Bill LaPlante mengatakan bahwa pertemuan itu akan berlangsung di Brussels pada 28 September.

“Tujuan pertemuan adalah untuk menentukan bagaimana kami dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan produksi kemampuan utama dan menyelesaikan masalah rantai pasokan senjata dan meningkatkan interoperabilitas dan pertukaran sistem kami,” kata LaPlante kepada wartawan di Pentagon.

Negara-negara North Atlantic Treaty Organization (NATO) tidak semuanya memiliki senjata yang sama, tetapi senjata mereka kompatibel. Jadi amunisi yang diproduksi di satu negara dalam aliansi dapat digunakan oleh negara lain.

Pada awal perang, militer Ukraina kebanyakan menggunakan senjata dan amunisi yang sesuai dengan standar Rusia. Tetapi dalam beberapa bulan, senjata itu habis - terutama dalam artileri penting dan sistem rudal - dan telah berkembang menjadi bergantung pada sekutu Barat dengan senjata standar NATO.

Tapi itu pada gilirannya telah menarik sejumlah besar amunisi yang disimpan sekutu untuk pertahanan mereka sendiri. Membangun kembali persediaan itu sekarang sangat penting.

Pada bulan Juli, Uni Eropa mengumumkan 500 juta euro (US$504 juta atau Rp 7,4 triliun) untuk pembelian bersama selama dua tahun ke depan untuk mengisi kembali senjata yang diberikan kepada Kyiv.

Prioritasnya adalah lebih banyak sistem rudal anti-armor dan anti-pesawat, serta artileri dan amunisi 155mm. Negara-negara Uni Eropa "telah menggunakan persediaan amunisi, artileri ringan dan berat, anti-pesawat dan anti . mereka -sistem pertahanan tank, dan bahkan kendaraan lapis baja dan tank", kata Komisaris Eropa Thierry Breton saat itu.

"Ini telah menciptakan kerentanan de facto yang sekarang perlu ditangani segera," dia memperingatkan.

Amerika Serikat, pemasok pertahanan utama Ukraina sejak perang dimulai, telah menjanjikan persenjataan senilai US$15,2 miliar (Rp 225 triliun) , termasuk rudal anti-tank Javelin, artileri dan amunisi yang kompatibel dengan persenjataan NATO.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wapres: Perlu Kerja Bersama Turunkan Angka Stunting di Indonesia

Wapres KH Ma'ruf Amin menegaskan perlu kerja bersama yang makin intens antara semua stakeholder dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

NEWS | 7 Desember 2022

Destinasi Wisata di Nusa Penida Disiapkan Secara Optimal

Destinasi wisata Kepulauan Nusa Penida, Klungkung disiapkan secara optimal karena memiliki pemandangan alam yang indah yang dapat dinikmati oleh wisatawan.

NEWS | 7 Desember 2022

Drone Serang Pangkalan Udara Rusia, Analis: Sistem Pertahanan Gagal

Dua serangan drone di pangkalan udara di dalam wilayah Rusia telah membuat Moskwa mendapat pukulan besar.

NEWS | 7 Desember 2022

Musra XIX Digelar di DIY Awal Tahun Depan

Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY bakal menjadi tuan rumah Musyawarah Rakyat alias Musra ke XIX bulan Januari tahun depan.

NEWS | 7 Desember 2022

Al Jazeera Ajukan Kasus Shireen Abu Akleh ke Pengadilan Internasional

Al Jazeera telah mengajukan kasus pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh, yang ditembak di kepala saat meliput serangan Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional.

NEWS | 7 Desember 2022

Ganjar Pranowo dan Cerita Dapur Megawati di Kebagusan

Ganjar Pranowo mengaku banyak mendapat ilmu dan pengalaman politik di dapur rumah Megawati Soekarno Putri di Kebagusan, Jakarta Selatan.

NEWS | 7 Desember 2022

7 Desember, Polda Metro Uji Coba Tilang Elektronik Mobile

Polda Metro Jaya uji coba penindakan menggunakan sistem tilang elektronik mobile atau electronic traffic law enforcement/ETLE mobile mulai 7 Desember

NEWS | 6 Desember 2022

KKB Tembak Mati 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Papua

KKB tembak mati tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

NEWS | 6 Desember 2022

Ganjar: Pemanfaatan Medsos Penting bagi Pemimpin Masa Kini

Ganjar Pranowo membeberkan pentingnya pemanfaatan medsos bagi pemimpin masa kini.  Medsos sangat penting untuk menjangkau banyak masyarakat.

NEWS | 6 Desember 2022

Foto Prewedding, Kaesang Sempat Kabur Saat Mau Didandani Rama Jee

Make up Artist (MUA) Rama Jee mengaku, Kaesang Pangarep sempat kabur saat akan didandani untuk foto prewedding.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ronaldo Bantah Sepakat Gabung Klub Al Nassr

Ronaldo Bantah Sepakat Gabung Klub Al Nassr

BOLA | 20 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE