Logo BeritaSatu

Iran Ancam Respons Balasan untuk Ukraina setelah Dubes Diusir

Minggu, 25 September 2022 | 10:00 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Teheran, Beritasatu.com- Iran menjanjikan respons balasan yang tepat untuk Ukraina atas tindakan pengusiran duta besarnya. Seperti dilaporkan RT, Sabtu (24/9/2022), Teheran telah menyatakan "penyesalan" atas keputusan Kyiv untuk mengusir duta besarnya atas dugaan pengiriman pesawat nirawak ke Rusia.

“Iran menyesali keputusan Ukraina untuk mengusir utusan negara itu dan akan membuat tanggapan yang tepat,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanani pada hari Sabtu.

Kyiv menuduh Teheran memasok drone serang ke Rusia, menyebut dugaan pengiriman itu sebagai tindakan tidak bersahabat yang memberikan pukulan serius bagi hubungan Ukraina-Iran.

“Teheran tetap netral dalam konflik antara Moskwa dan Kyiv," kata Kanani, seraya menambahkan bahwa pihaknya berharap untuk "penyelesaian damai" dari permusuhan.

Iran menyatakan keputusan Kyiv dibuat di bawah pengaruh "propaganda" dari media asing dan laporan yang belum dikonfirmasi.

Ukraina mencabut akreditasi duta besar Teheran di Kyiv pada hari Jumat, berjanji untuk "secara signifikan mengurangi" jumlah staf diplomatik Iran di kedutaan negara itu.

“Dugaan pasokan senjata ke Rusia secara langsung bertentangan dengan posisi netralitas, penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina, yang diumumkan secara terbuka oleh pimpinan tertinggi Iran,” kata Kementerian Luar Negeri Ukraina.

Langkah itu dilakukan di tengah klaim dari militer Ukraina bahwa mereka telah menghancurkan enam “drone kamikaze Rusia yang disediakan oleh Iran.” Rekaman yang beredar daring menunjukkan bagian-bagian dari drone bertanda Geran-2, yang memiliki kemiripan yang mencolok dengan Shahed-136 buatan Iran.

Video lain menunjukkan kendaraan udara nirawak besar, yang dikatakan telah ditarik oleh pasukan Ukraina di perairan Laut Hitam di lepas kota pelabuhan barat daya Odessa. Pesawat itu tampaknya mirip dengan serangan dan pengintaian Mohajer-6 buatan Iran.

Teheran pertama kali dituduh oleh AS memasok drone ke Rusia di tengah konflik di Ukraina pada Juli, yang dibantah Iran. Moskow mengomentari masalah ini pada akhir Agustus, dengan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak klaim itu sebagai "isian informasi," sambil memuji hubungan "dinamis" yang berkembang dengan Teheran.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ricky Rizal Dianggap Berbohong dalam Sidang, Ini Respons Kuasa Hukum

Ricky Rizal ditegur Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ricky Rizal dinilai berbohong

NEWS | 6 Desember 2022

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan wisata dalam negeri saat libur nataru.

NEWS | 6 Desember 2022

Kuat Ma'ruf Mengaku Sempat Takut Ditembak Ferdy Sambo

Kuat Ma'ruf mengaku sempat takut ditembak Ferdy Sambo saat terjadinya pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 5 Desember 2022

Komisi III Minta Polisi Tindak Tegas dan Berantas Gangster

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan memberantas gangster.

NEWS | 5 Desember 2022

Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina, Gus Miftah Minta Maaf

Pendakwah Gus Miftah menyatakan permohonan maafnya karena tak bisa hadir dalam acara resepsi pernikahan yang akan digelar pasangan Kaesang-Erina.

NEWS | 5 Desember 2022

Erupsi Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tak Terdampak

Aktivitas penerbangan di Bandara Lombok, NTB hingga saat ini tidak terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

NEWS | 6 Desember 2022

Ubah Keterangan, Ricky Rizal Sebut Ferdy Sambo Tak Gunakan Sarung Tangan

Ricky Rizal mengubah keterangan bahwa terdakwa Ferdy Sambo tidak menggunakan sarung tangan ketika terjadi penembakan terhadap Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022

Ganjar Targetkan 100 Persen Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jateng

Saat ini ada sekitar 103 MPP di Indonesia dan 22 di antaranya di area Jateng. Ditargetkan, sebanyak 13 wilayah di Jateng akan punya MPP tidak lama lagi.

NEWS | 5 Desember 2022

PMI Dirikan 500 Huntara untuk Warga Korban Gempa Cianjur

PMI membangun hunian sementara (huntara) bagi korban gempa Cianjur di tiga desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

NEWS | 6 Desember 2022

Hadapi Potensi Gempa, BNPB: Fasum dan Fasos Perlu Diperkuat

BNPB) mengimbau agar fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) perlu diperkuat untuk menghadapi potensi gempa.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Adu Penalti, Kroasia Kalahkan Jepang 3-1

Piala Dunia 2022: Adu Penalti, Kroasia Kalahkan Jepang 3-1

SEMESTA BOLA 2022 | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE