INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Penggunaan Ruang Isolasi di Jabar Dekati Ambang Batas

Senin, 28 September 2020 | 20:29 WIB
Oleh : Adi Marsiela / LES

Bandung, Beritasatu.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) yang juga Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan, okupansi (penggunaan) ruang isolasi pada rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19 mencapai 56%.. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mensyaratkan, keterisian ruang isolasi di rumah sakit harus di bawah 60% untuk menyatakan pengendalian penyebaran Covid-19 terkendali.

“Secara umum mendekati, jadi ini perhatian juga kita,” terang Ridwan seusai menggelar rapat koordinasi mingguan di Bandung, Senin (28/9/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid Jabar mencatat total ruang isolasi di rumah sakit rujukan mencapai 4.702 tempat tidur. Jumlah itu sudah ditambah 308 tempat tidur dalam sepekan terakhir. Pekan lalu, rata-rata keterisiannya 52,39%, namun saat ini meningkat jadi 56,72%.

Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Provinsi Jabar (Pikobar) melansir pada Senin, 28 September 2020 pukul 16:00 WIB, total orang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 20.954 orang dengan rincian sebanyak 387 orang meninggal, 7.693 orang dalam perawatan atau menjalani isolasi, dan 12.874 orang lainnya selesai isolasi atau mengalami kesembuhan.

Berdasarkan catatan Pikobar sejak 17-28 September 2020, penambahan kasus baru di Jabar setiap harinya melebihi 300 kasus.
Rentangnya mulai dari 353-804 kasus dalam sehari. Tiga titik tertinggi pada dua pekan terakhir masing-masing tercatat pada 21 September 2020 (680 kasus), 24 September 2020 (804 kasus), dan 25 September 2020 (734 kasus). “Dalam dua minggu terakhir kasus Jabar, 30 sampai 50 persennya itu kasus lama. Jadi bukan peningkatan drastis. Itu gara-gara kasus lama, terinputnya itu banyak kendala. Sehingga yang dilaporkan harian tidak mencerminkan tren,” ungkap Ridwan.

Masalah penumpukan data itu, kata Ridwan, berasal dari server di pemerintah pusat. Data yang disetorkan ke Kementerian Kesehatan kerap terpental. Masalah pendataan ini mengakibatkan informasi yang dihasilkan untuk penelusuran epidemiologis jadi kurang ilmiah. Dia memberi contoh laporan kasus yang mencapai 700 dalam sehari itu sekitar 300 kasus berasal dari beberapa hari sebelumnya. “Data yang harusnya masuk jadi tertunda ke hari-hari berikutnya,” terang Ridwan seraya menambahkan tingkat kematian dari 2,4% membaik jadi 1,8% dan angka kesembuhan meningkat dari 53% ke 61%.

Meski ada kendala itu, Ridwan tetap mengumumkan saat ini angka reproduksi atau kecepatan penularan Covid-19 di Jabar masih terkendali. Dia menggunakan acuan angka reproduksi yang berada di kisaran 1,04. Ridwan juga mengumumkan ada lima kabupaten dan kota, masing-masing Kota Bogor, Cirebon, Depok, Kabupaten Cirebon, dan Bekasi yang berada pada zona merah atau level risiko penularan tinggi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Panglima Perintahkan TNI Bangun Koordinasi dengan Polri di Pilkada Serentak

Dalam rapat tersebut Hadi Tjahjanto memerintahkan anggota TNI membangun koordinasi yang baik dengan Polri, pemda, dan instansi terkait dalam Pilkada.

NASIONAL | 28 September 2020

Komjak Nilai Revisi UU Kejaksaan Penting dan Mendesak

UU Kejaksaan sudah berumur 14 tahun dan sudah selayaknya direvisi.

NASIONAL | 28 September 2020

Wapres Ajak Parmusi Cegah Penularan Covid-19

Perkembangan pandemi Covid-19 di seluruh dunia termasuk di Indonesia masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan.

NASIONAL | 28 September 2020

Relawan Jokowi Dukung Erick Tohir Perbaiki Kementerian BUMN

"DPP RIK berharap Erick dipertahankan Presiden Jokowi di Kementerian BUMN," kata Victor.

NASIONAL | 28 September 2020

Satgas Covid-19: Pasien dengan Gejala Berat Bisa Sembuh

Pasien Covid-19 dengan gejala berat dipastikan bisa sembuh dengan cara penanganan yang tepat.

NASIONAL | 28 September 2020

Pasien Covid-19 di Bengkulu Dapat Gunakan Hak Politik di Pilkada 2020

Sepanjang nama pemilih sudah masuk dalam DPT Pilkada Serentak 2020, maka wajib mendapatkan hak pilihnya meski dalam kondisi sakit.

NASIONAL | 28 September 2020

Tindakan Polri Bubarkan Deklarasi KAMI Dinilai Masih dalam Batas Kewenangan

Deklarasi KAMI tidak memiliki surat assesment dari Satgas Covid-19 serta tidak mengantongi izin keramaian.

NASIONAL | 28 September 2020

Soal Partai Berkarya, Menkumham Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto

Menkumham menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan Hutomo Mandala Putra terkait keputusan pengesahan kepengurusan DPP Partai Berkarya periode 2020-2025.

NASIONAL | 28 September 2020

Malioboro Banjir Pengunjung, Satpol PP Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan

UPT Mailoboro mendata adanya wisatawan rombongan yang datang dari luar DIY seperti dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jakarta.

NASIONAL | 28 September 2020

Bubarkan Acara KAMI, Polisi: Keselamatan Rakyat Jadi Hukum Tertinggi

Acara KAMI dibubarkan polisi sebab salah satu sebabnya mereka tidak mengantongi assesment dari Satgas Covid-19.

NASIONAL | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS