INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Trump Mengaku Sudah Bayar Pajak

Selasa, 29 September 2020 | 06:04 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Presiden AS Donald Trump mengaku pada Senin (28/9),sudah membayar jutaan dolar dalam bentuk pajak setelah tuduhan surat kabar New York Times.

"Saya membayar jutaan dolar dalam bentuk pajak tetapi berhak, seperti orang lain, atas depresiasi & kredit pajak. Saya sangat di bawah leverage - saya memiliki utang yang sangat sedikit dibandingkan dengan nilai aset," tulisnya.

Trump memiliki lebih banyak aset daripada utang, tetapi tidak memberikan bukti atau janji untuk merilis laporan keuangan apa pun sebelum pemilihan 3 November.

Dalam serangkaian posting Twitter, calon presiden dari partai Republik menanggapi laporan New York Times bahwa ia membayar pajak penghasilan federal hanya US$ 750 (Rp11,1 juta) pada tahun 2016 dan 2017, setelah bertahun-tahun melaporkan kerugian besar dari perusahaan bisnisnya.

Presiden Republik, yang akan menghadapi capres dari partai Demokrat Joe Biden pada Selasa (29/9) malam untuk debat presiden pertama, mengaku memiliki "aset luar biasa" dan membanggakan laporan keuangan yang "sangat IMPRESIF".

Times melaporkan Trump memiliki utang ratusan juta dolar di tengah kerugian bisnis kronis yang dia gunakan untuk menghindari pembayaran pajak. Times telah memperoleh data pengembalian pajak yang mencakup lebih dari dua dekade untuk Trump dan bisnisnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pence: Kasus Covid-19 di AS Diperkirakan Melonjak Tajam ke Depan

Tingkat tes Covid-19 meningkat di 10 negara bagian di Midwest dan Barat.

DUNIA | 29 September 2020

Kasus Korupsi, Pemimpin Oposisi Pakistan Ditangkap

Pihak berwenang Pakistan telah menangkap Shehbaz Sharif, pemimpin oposisi dan presiden partai oposisi utama negara itu, atas tuduhan korupsi.

DUNIA | 28 September 2020

Kasus Covid-19 Belanda Cetak Rekor Harian

Jumlah kasus infeksi virus corona baru di Belanda mencapai rekor harian yakni 2.995 kasus. Angka tertinggi sebelumnya yakni 2.777 kasus.

DUNIA | 28 September 2020

Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Terendah

Wabah corona telah mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan jarak sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya. Termasuk larangan makan malam di restoran.

DUNIA | 28 September 2020

AS Posisi Tertinggi Kematian Global Akibat Covid-19

Amerika Serikat memiliki jumlah kematian tertinggi dengan angka 209.454 kasus kematian diikuti Brasil, India, Meksiko, dan Inggris.

DUNIA | 28 September 2020

Suriah Kecam Turki sebagai Sponsor Terorisme

Damaskus mengecam Ankara dalam pidato di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

DUNIA | 28 September 2020

Warga Serbu Pantai, Kasus Infeksi di Brasil Melonjak Drastis

Suhu panas itu membuat banyak orang pergi ke pantai-pantai favorit warga Brasil yakni Copacabana, Ipanema, dan Leblon.

DUNIA | 28 September 2020

Infeksi Covid-19 di India Tembus 6 Juta

Menurut Kementerian Kesehatan India, dengan angka infeksi sebesar 6,1 juta, India berada di posisi akan melewati Amerika Serikat dalam beberapa pekan mendatang.

DUNIA | 28 September 2020

Iran Serukan Penyelesaian Konflik Armenia-Azerbaijan

“Iran memantau dengan cermat konflik dengan keprihatinan dan seruan untuk segera mengakhiri pertempuran serta memulai pembicaraan antara kedua negara."

DUNIA | 28 September 2020

Konflik Berdarah Armenia vs Azerbaijan Sudah Berlangsung Lama

Masalah utama seputar konflik kedua negara adalah wilayah Nagorno-Karabakh. Wilayah yang disengketakan ini adalah jantung perselisihan antara Yerevan dan Baku.

DUNIA | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS