INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pence: Kasus Covid-19 di AS Diperkirakan Melonjak Tajam ke Depan

Selasa, 29 September 2020 | 06:01 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence pada Senin (28/9/2020) mengatakan kasus Covid-19 di negaranya diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari mendatang karena bertambahnya pengujian dan beberapa negara bagian Midwest menunjukkan tren virus corona yang mengkhawatirkan.

"Tingkat tes Covid-19 meningkat di 10 negara bagian di Midwest dan Barat," kata Pence dalam konferensi pers dari Taman Mawar Gedung Putih bersama Presiden Donald Trump.

Dengan perkembangan itu dan bertambahnya pengujian, publik harus mengantisipasi bahwa kasus akan meningkat dalam beberapa hari mendatang. “Tapi karena kita lebih siap mengidentifikasi mereka yang terjangkit virus, warga Amerika bisa lebih percaya diri,” ujarnya.

Kasus Covid-19 di AS terbanyak di dunia, yakni menginfeksi 7,1 juta orang dan 204.881 kematian, menurut data Universitas Johns Hopkins. Pada Senin, Reuters melaporkan tingkat tes Covid-19 yang positif mencapai 25 persen di beberapa negara bagian Midwest di AS. Hal ini sejalan dengan jumlah kasus dan rawat inap meningkat di wilayah tersebut.

Trump dan pejabat AS menyarankan meningkatkan pengujian sehingga membuat negara itu memiliki kasus terbanyak di dunia. Namun para ahli dan ilmuwan penyakit menular mengacu pada rawat inap, kematian, dan tingkat kepositifan, yang menunjukkan persentase tes yang kembali positif di wilayah tertentu, untuk menghilangkan klaim itu.

Sebelumnya pada hari itu, Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka di negara itu, mengatakan AS tidak dalam posisi baik karena musim dingin semakin dekat. Di sisi lain, jumlah kasus virus corona yang dilaporkan terus membengkak melebihi 40.000 orang setiap hari.

"Ada negara bagian yang mulai menunjukkan peningkatan kasus dan beberapa rawat inap melonjak," kata Fauci kepada ABC dalam "Good Morning America" ​​dalam wawancara yang disiarkan Senin.

"Saya harap tidak, tapi kita mungkin akan melihat peningkatan kematian," kata Fauci.

Dia khawatir berada dalam posisi seperti itu karena cuaca mulai dingin.

Trump pada konferensi pers Senin mengumumkan Pemerintah AS berencana mendistribusikan 150 juta tes Covid-19 cepat yang dilakukan Abbott Laboratories dalam beberapa minggu mendatang saat negara itu memasuki musim gugur.

Dia mengatakan sekitar 100 juta alat tes digunakan dalam upaya membuka kembali sekolah, sementara 50 juta digunakan di panti jompo dan fasilitas lain yang dibantu pemerintah.

Abbott sebelumnya mengatakan akan mengirimkan puluhan juta tes pada September, namun meningkat menjadi 50 juta tes pada awal Oktober.

Trump menyebut vaksin potensial dari Moderna, Pfizer, AstraZeneca dan Johnson & Johnson, saat ini dalam uji klinis ketiga atau tahap akhir. Dia mengatakan vaksin bisa digunakan lebih awal, dan hasil uji coba sangat luar biasa “Vaksin akan datang, tapi bagaimanapun juga kita tidak akan pernah berhenti,” katanya.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Korupsi, Pemimpin Oposisi Pakistan Ditangkap

Pihak berwenang Pakistan telah menangkap Shehbaz Sharif, pemimpin oposisi dan presiden partai oposisi utama negara itu, atas tuduhan korupsi.

DUNIA | 28 September 2020

Kasus Covid-19 Belanda Cetak Rekor Harian

Jumlah kasus infeksi virus corona baru di Belanda mencapai rekor harian yakni 2.995 kasus. Angka tertinggi sebelumnya yakni 2.777 kasus.

DUNIA | 28 September 2020

Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Terendah

Wabah corona telah mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan jarak sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya. Termasuk larangan makan malam di restoran.

DUNIA | 28 September 2020

AS Posisi Tertinggi Kematian Global Akibat Covid-19

Amerika Serikat memiliki jumlah kematian tertinggi dengan angka 209.454 kasus kematian diikuti Brasil, India, Meksiko, dan Inggris.

DUNIA | 28 September 2020

Suriah Kecam Turki sebagai Sponsor Terorisme

Damaskus mengecam Ankara dalam pidato di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

DUNIA | 28 September 2020

Warga Serbu Pantai, Kasus Infeksi di Brasil Melonjak Drastis

Suhu panas itu membuat banyak orang pergi ke pantai-pantai favorit warga Brasil yakni Copacabana, Ipanema, dan Leblon.

DUNIA | 28 September 2020

Infeksi Covid-19 di India Tembus 6 Juta

Menurut Kementerian Kesehatan India, dengan angka infeksi sebesar 6,1 juta, India berada di posisi akan melewati Amerika Serikat dalam beberapa pekan mendatang.

DUNIA | 28 September 2020

Iran Serukan Penyelesaian Konflik Armenia-Azerbaijan

“Iran memantau dengan cermat konflik dengan keprihatinan dan seruan untuk segera mengakhiri pertempuran serta memulai pembicaraan antara kedua negara."

DUNIA | 28 September 2020

Konflik Berdarah Armenia vs Azerbaijan Sudah Berlangsung Lama

Masalah utama seputar konflik kedua negara adalah wilayah Nagorno-Karabakh. Wilayah yang disengketakan ini adalah jantung perselisihan antara Yerevan dan Baku.

DUNIA | 28 September 2020

Armenia-Azerbaijan Terlibat Pertempuran, Belasan Tentara Tewas

Armenia dan Nagorno-Karabakh mengumumkan darurat militer dan memobilisasi penduduk laki-laki.

DUNIA | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS